Koran Buruh

Koran Buruh

KBR. Jakarta | Gabungan dari relawan yang mendukung Jokowi yang tergabung di dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) mengadakan konfrensi pers di jalan layur 3 B Rawamangun Jumat 17 April 2019 untuk menyatakan sikap terhadap hasil pemilu ini.

Konfrensi pers ini dihadiri oleh Haidir Alwi sebagai penanggungjawab ARJ didampingi Aidil fitri (Kordinator ARJ ) dan para relawan dari berbagai organ. Adapun pernyataan sikap ini antara lain menyatakan selamat kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah melakukan pemilu dengan damai tanpa ada perbenturan antara sesama penduduk di negeri ini.

Dan juga ARJ mengucapkan selamat kepada Bapak Jokowi-Maaruf Amin yang telah memenangkan hasil pemilu berdasarkan hasil quick count KPU yang sudah masuk 80% dimana hasil survei menyatakan bahwa jokowi -maaruf sebesar 54,5 % dan prabowo-sandi 45,5% dimana lembaga survei ini sudah diakui kapabilitas dan track recordnya, namun ARJ masih menunggu hasil resmi dari KPU Pusat.

Selain itu juga ARJ menyampaikan bahwa organ organ yang mendukung jokowi sebanyak 735 organ sepakat untuk mengadakan syukuran secara sederhana atas kemenangan Jokowi-Maaruf,dimana organ organ ini telah bekerja keras selama 8 bulan yang mana program yang diambil antara lain program 1 juta posko dan program door to door dimana telah terbagi 1 juta kaos yang diberikan gratis kepada rakyat dan hasilnya sangat memuaskan. Dalam program ini juga kita mengechek kesiapan 1 juta posko melalui tim reaksi cepat dan ternyata benar sudah terbentuk 1juta posko di seluruh Indonesia, ujar Haidir Alwi.* Petrik*

Editor : Janri 

KBR  TangerangKejahatan Narkotika di Indonesia masih terus berkembang meski ditengah gencarnya upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional, Irjen Pol Arman Depari, menilai perlu adanya kerjasama yang luas antar berbagai pihak dalam menekan jumlah narkotika yang masuk ke Indonesia. “90% narkotika yang beredar di Indoneaia asalnya dari luar negeri” Ucap Arman.

Arman Depari berpendapat tingginya minat sindikat mengedarkan Narkotika ke Indoneaia dipicu dengan angka jumlah penyalahguna yang cukup tinggi. “Harga emas pergram 580 ribu, harga sabu anda tau berapa? 1,5 juta per gram” Ujar Arman tegas.

Menurutnya ini menjadikan negara Indonesia sebagai pangsa pasar yang bagus bagi sindikat. Mereka tak lagi takut akan hukuman mati. Mereka lebih takut jika kehilangan pasar produktif seperti Indonesia.

Arman pun menyinggung kerugian yang dialami negara akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Negara mengalami kerugian sebesar 86,4 T pertahun akibat narkoba.

Bandingkan dengan proyek MRT yang memakan biaya 56 T.Kita bisa buat ada MRT disetiap daerah”, pungkas Arman. UNODC menetapkan sebuah negara dapat dikatakan darurat narkoba apabila presentase penyalahguna Narkobanya lebih dari 2%. Di tahun 2017, prevalensi penyalahgunaan narkoba diIndonesia pernah menyentuh angka 2, 24%, meski akhirnya dapat ditekan hingga 1,17%. Artinya Indonesia pernah berada pada kondisi “Darurat Narkoba”.

Arman Depari sampaikan saat menghadiri Sosialisasi Tindakan Prefentif Peredaran narkoba yang diselenggarakan oleh PT Citilink di Kantor Garuda Indonesia Group, Bandara Soekarno Hatta, Selasa (16/4). Arman memberikan apresiasi kepada Citilink sebagai maskapai yang paling aktif mendukung pemerintah dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba.

Menurut Arman, peran maskapai penerbangan amat penting dalam upaya P4GN, terutama dibidang interdiksi pengamanan jalur transportasi udara*.(ff)

Editor : Janri

JAWA TIMUR | Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) Kabupaten Gresik menggelar aksi unjuk rasa di depanPabrik PT Hexamitra Charcoalindo, Kabupaten Gresik. Ada 7 tuntutan yang disuarakan para buruh PT Hexamitra Charcoalindo.

"Ada banyak tuntutan kami. Pertama kami meminta pihak perusahaan untuk menjalankan Perjanjian Bersama yang telah di sepakati," kata Koordinator lapangan FSP KEP Marsanto, Senin 14 April 2019

Ini 7 tuntutan buruh yang disuarakan ke Perusahaa :

  1. Jalankan Perjanjian Bersama yang telah di sepakati.
  2. Bayarkan hak Pesangon kepada ahli waris atas Pekerja yang meninggal Dunia.
  3. Bayarkan hak santunan meninggal dunia yang telah di atur dalam ketentuan BPJS Ketenagakerjaan.
  4. Jalankan Putusan Perkara No: 2/Pdt.Sus/PHI/2019/PN.Gsk
  5. Pekerjakan kembali Saudara Sardi (Sopir forklift), Rudi Setiawan (QC) dan Saudari Siti Mualifah (Produksi)
  6. Bayarkan Upah Saudara Sardi (Sopir forklift) sesuai dengan Putusan Pengadilan.
  7.  Bayarkan Upah Sudara  Rudi Setiawan (QC) dan  Saudari Siti Mualifah (Produksi) sesuai dengan Perjanjian Bersama.

Koordinator aksi unjuk rasa, Marsanto mengatakan, aksi demo ini digelar untuk memprotes PT Hexamitra Charcoalindo yang tidak menjalankan isi Perjanjian Bersama.

Oleh sebab itu, pihaknya menuntut agar PT Hexamitra Charcoalindo untuk memperkerjakan kembali 3 buruh yang di-PHK secara semena-mena tersebut.

"Kami menuntut supaya diperkerjakan kembali dan berikan hak-haknya. Kami akan tempuh jalur hukum dan terus berdemo jika tak dipenuhi," tegasnya.

Hingga kini belum ada keterangan dari pihak pabrik terkait persoalan yang menimpa puluhan buruh mereka.

Dari informasi yang dihimpun, aksi unjuk rasa ini akan di gelar sampai hari Sabtu 20 April 2019. [Red]

KBR Tangerang | Dengan beredarnya dan menjadi Viral di dunia maya akhir-akhir ini rekaman Kades Jatimulya, Heriyanto Yang menyebut bahwa profesi Wartawan dan Lsm dapat dia bubarkan membuat geram seluruh wartawan dan LSM Seluruh Indonesia.

Ucapan Kepala Desa Jati Mulya seakan akan tidak mengindahkan ada  nya UU di Negara Republik Indonesia, terasa mengina dan rendahkanan profesi Wartawan sebagai salah satu pilar demokrasi.

Rekaman Kepala Desa Jati Mulya Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang yang menyebut bahwa wartawan kebanyakan tidak jelas termasuk salah satu Anggota PWI dari Media Nuansa Realita yang sudah di cemarkan nama baiknya.

Wartawan dari salah satu media ini merasa di hina profesinya oleh Kades Jati Mulya. Amir-red, Kades Jatimulya tersebut, sudah melecehkan profesi wartawan, bukan terhadap diri pribadi saya saja tapi pada semua rekan rekan seprofesi wartawan. Ini sudah melanggar UU No 40 tahun 1999 tentang Pers. 

"Saya mengecam kata-kata kades tersebut, kata Amir, dalam konteksnya ucapan Kepala desa Jati Mulya sudah mencemarkan nama baik serta profesi wartawan, dengan ucapan nya yang menantang untuk membawa Ahli Tata Negara kehadapan nya dan menyalahkan aturan serta kebijakan nya selaku kepala desa sungguh sangat di sayangkan.

Arogansi oknum Kades yang semestinya jadi panutan bagi masyarakat sangat disayangkan. Ucapan kades tersebut patut di pertanggung jawabkan, tidak menuntut kemungkinan dari ucapan nya itu akan membuat geram seluruh Wartawan di belahan dunia yang merasa terdzolimi dengan ucapanya tersebut.

Saat di Konfirmasi beberapa kali ke  Kantor Desa Jatimulya  dan Kediamanya  tidak pernah bisa di temui Tim KBR,  no kontak beliau  juga tidak aktif.

Ketua DPW IPJI Banten Josep Minar Angkat bicara terkait oknum Kepla desa terkait penghinaan profesi wartawan apapun organnya jika rekan wartawan di hina profesinya, saya pasti marah ujarnya Penghinaan terhadap seseorang atau kelompok orang sudah merupakan pelanggaran terhadap konstitusi negeri ini, ujarnya melaui rilis berita, Minggu, 14/4/19.

"Terlebih penghinaan terhadap wartawan yang jelas dilindungi undang-undang tersensiri. Undang-undang No.40/1999 tentang Pers, tidak saja ditujukan kepada kalangan pers, tetapi seluruh warga negara harus menaatinya."

"Termasuk kepala desa yang menghina wartawan. Secara rinci kronologis yang mengakibatkan wartawan terhina, tetapi walau bagaimanapun harus dituntaskan," kata Josep Minar, SH. Josep, yang juga Ketua DPD LSM Pijar Keadilan Provinsi Banten ini."

Beliau menegaskan agar pimpinan dari kepala desa harus mengambil langkah cepat dalam kasus ini, jangan sampai urusannya semakin meluas. "Saya akan melihat perkembangan kasus ini, bila masih menggantung dan belum ada penyelesaian tentunya saya akan turun langsung," ujar Josep Minar, yang berharap jangan sampai dirinya yang nantinya turun tangan dalam kasus ini.

Untuk itu, Josep berharap, agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Tetapi bila tidak pihaknya akan menyarankan korban untuk memproses secara hukum**

 

KBR Tangerang | Adanya insiden Kecelakan Truk Tanah dan Pengendara Sepeda Motor, yang mengakibatkan korban Jiwa Atas nama Alam (17 tahun) warga Sepatan dan Ali (18 tahun) Koma Warga Sarakan Dadap Kosambi Menuai protes dari sejumlah warga dan tokoh masyarakat lebih-lebih di luar aturan yang sudah di sepakati bersama dengan Keluarnya Perda Perbup Angkutan Truk No 46 Tahun 2018.

Badan Peneliti Aset Negara Provinsi Banten M Tasin Angkat Bicara ini akibat lemahnya pengawas aturan Perbup No 47 Tahun 2018. Beliau mengatakan, Dishub Kabupaten Tangerang selaku pengawas, jangan hanya semangat di Awal saja, tegakan Perda yang sudah di sepakati bersama, di aturan itu jelas jam operasi truk tanah pukul 22.00 malam sd 05.00 pagi, ini mulai sejak tanggal 13 November 2018 lalu, agar terhindar kecelakan dan bisa berbagi jalan, ujarnya, Minggu Pagi Pada KBR.

Dishub harus displin tegakan aturan bahwa undang-undang itu ada. Terkait Aturan Truk Tanah tidak mungkin Pengurus Truk Tanah, Supir dan Pengusaha Angkutan dan Penjual Matrial tanah tidak tahu, sebelumnyakan sudah lama di sosialisaikan.

"Jangan Nanti Masyarakat yang turun, ini kan untuk ketenteraman bersama, saya yakin warga juga mendukung pembangunan, ini tidak masyarakat dapat debu, tanah yang berserakan di jalan, dari segi lingkungan hidup AMDAL juga di perhatikan, ujarnya via telepon pada Tim KBR.(Tim)

KBR Kota Tangerang | Kampanye Capres 02 yang Terakhir dilaksanakan dari pagi hingga siang hari sekitar pukul 12. 00 WIB pada Sabtu, (13/04/19). Kampanye akbar terakhir ini dimulai sejak pukul 07.00-12.00 WIB, menurut informasi massa sudah datang dari pukul 05.00 Pagi bahkan ada yang bermalam dari luar daerah.

Massa Capres 02 terus berdatangan demi melihat dan memberi dukungan untuk capres Prabowo – Sandi secara langsung , trek foto di depan kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip kota Tangerang. Ribuan massa simpatisan dari berbagai daerah sudah mulai memadati lapangan tersebut sejak tadi pagi, bahkan ada yang sudah tiba sejak malam sebelumnya .

Hal ini dilakukan demi melihat dan memberi dukungan untuk capres Prabowo dan cawapres Sandiaga secara langsung. RRhoma Irama si Raja Dangdut dan penyanyi Nissa Sabyan menyemarakkan kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Alun-Alun Lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang.

Rhoma Irama tampil bersama grup musik Soneta setelah Sandiaga menyampaikan pidatonya. Dalam sambutannya, Rhoma meminta para pendukung untuk bersatu memenangkan Prabowo-Sandi , Rhoma menghentak panggung kampanye terbuka lewat lagu berjudul “Perjuangan dan Doa” perjuangan harus pula disertai dengan Do’a kata Rhoma Irama dengan alunan musik sonetanya.

Kemudian dilanjutkan  Nissa dengan dua lagu populer lainnya berjudul Reformasi & Kata Pujangga. Di antaranya berjudul “Deen Assalam”, ” Ya Maulana” dan “Ya Habibal Qalbi”. Nissa tampil sekitar 30 menit.

Dihadiri oleh Cawapres 02 Sandiaga Salahudin Uno , Ketua Kampanye Akbar Nasional Tangerang Raya Prabowo-Sandi.

Turidi Susanto yang juga ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Tangerang mengatakan, kampanye akbar Prabowo-Sandi di Kota Tangerang, merupakan kampanye terakhir. “Alhamdulillah kampanye akbar ini   di hadiri dari target 20.000, ternyata lebih dari target  sampai 50.000.

Masa berdatangan dari Tangerang Raya, Pandeglang, Serang, Cilegon. Ada dari Jogja,  ini merupakan terakhir pasangan nomor 02, Prabowo-Sandi , Alhamdulillah juga masyarakat akar rumput dengan ikhlas tampa bayaran datang ke Lapangan Jenderal Ahmad Yani Kota Tangerang ini untuk memberikan dukungannya,” Papar Turidi Hasil estimasi teman-teman, . Namun bisa dilihat bahwa massa yang hadir melebihi jauh dari Estimasi kami.Mudah-mudahan pada 17 April Mendatang, Prabowo-Sandi bisa menang,” Ujar Turidi.

Adapun Tokoh  Tim Kampanye yang hadir ada Sobri Lubis, Ketua FPI Banten, Kyai Maaruf, Habib Hambali, Muzani dan lain-lain. (Janri)

 

KBR Morowali | Gempa yang terjadi pada hari Sabtu,  12/04/2019, sekitar 18:08 kemarin mengakibatkan proses produksi di kawasan IMIP diberhentikan.

Pasca gempa yang berkuatan 6,9 Sr berasal dari Banggai ini yang juga di rasakan warga Kab. Morowali khususnya bagi pekerja di berada di Area Pabrik.

Menurut informasi yang di himpun dari Kontributor KBR  Rahman mengatakan bahwa akibat gempa yang terjadi mulai pukul 18.30 Sabtu malam semua aktivitas berhenti secara total tidak proses pekerjaan berjalan hingga saat ini.

Salah satu karyawan di area perusahaan saat di jumpa terkait pasca gempa membenarkan hal itu bahwa kami tidak bisa bekerja,selain kami masih trauma, listrik pun kemarin mati total sehingga kelancaran pekerjaan tidak berjalan seperti biasanya.

Sementara itu dari pihak pengurus DPC, Katsaing menambahkan proses produksi di hentikan sementara hingga menunggu keputusaan dari pihak manajemen untuk kembali produksi. Adapun kerugiaan,akibat Produksi macet total, bisa mencapai kerugian cukup besar.

Selain itu pasca gempa, hingga saat ini, data kecelakaan kerja tidak ada, semua karyawan dalam kondisi aman dan stabil.(Rahman)

Editor : Janri

KBR  Morowali | Sejumlah pengurus Perwakilan Serikat Pekerja di kawasan PT. IMIP hadiri Ngopi santai bersama pihak manajemen yang di hadiri Bapak Ardiansyah di Cafe Joss pada Kamis 11/4/2019 lalu. Menurut Ardiansyah mengatakan bahwa banyak yang harus dibahas melalui diskusi di warung kopi, yang mana suasananya akan jauh indah ketimbang setiap masalah kita di pertemukan di meja hijau, katanya kepada sejumlah pengurus Serikat Pekerjaan Nasional.

Baginya melalui ngopi begini merupakan halnya yang paling membuat suasana lebih santai dan menghindari perselisihan ketimbang secara formal. Karena sejati kita adalah hubungan mitra kerja, sama-sama memiliki tujuan sama yaitu tentang buruh, tandasnya Ardiansyah.

" Posisi kita adalah mitra," Berawal dari ini ,mari kita sama-sama untuk tetap memilih ada hubungan ini secara tugas dan fungsi masing-masing. Baginya di warung kopi alangkah bagusnya menjadi salah wahana silaturahmi ketimbang di meja hijau.

"Karena saya percaya dan yakin, jika setiap ada masalah hanya di meja hijau pasti akan berbuah manis. Baginya yang paling itu adalah bagaimana menjaga hubungan secara stabil.

Sementara itu dari Pihak DPC, Katsaing mengatakan terkait persoalan sering terjadi bisa menjadi tolak ukur, bahwa apa yang di tawarkan kepada kami adalah hal itu yang kami inginkan. Namun bukan berarti semua masalah itu mau di selesaikan secara non formal. Kita juga tetap menjadi mitra yang baik kepada manajemen.

Tetapi jika kedua belah saling menguntungkan, baginya itu tidak ada masalah. Namun perlu kita ketahui bersama, bahwa kita membangun sebuah komunikasi bukan berarti kita di lemahkan, tetapi sejatinya adalah mitra kerja. Tidak masalah kita bisa diskusi dimana dan kapan saja tergantung dari studi kasusnya, jika memang masalah bisa di selesaikan di warung kopi, itu oke saja. (Rahman).

Editor : Janri

 

 

KBR Serang | Suhu politik pesta demokrasi pemilihan umum semakin memanas dikalangan masyarakat yang bisa jadi mengakibatkan pembangunan di daerah terabaikan dalam waktu panjang.

“Kami akan menggelar acara Isra Mi’raj, bertujuan untuk bersatu kembali merajut silaturahim dalam wadah PUB yang peduli demi kelangsungan hidup Bangsa Indonesia,” ujar Laksma TNI (Purn) Dr. Ir. H. Eden Gunawan, MM, IPM, AER, Sekjen Perkumpulan Urang Banten (PUB), di sela kesibukannya mempersiapkan acara Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Jum’at (12/04/2019) di Kota Serang.

Ki Eden (nama panggilan khas Banten Eden Gunawan) berharap, kegiatan Isra Mi’raj yang akan di gelar pada Jum’at (19 April 2019) di Masjid Agung At-Tsauroh, akan menjadi benchmarks (tolok ukur) bagi daerah lain di seluruh Indonesia, yang tetap bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perhelatan Isra Mi’raj, rencana dihadiri para tokoh masyarakat Banten, pejabat tinggi di kalangan pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten dan kota, pengusaha, para pendekar se Banten, organisasi masyarakat dan profesi.

“Kami undang seluruh stakeholder di Banten, termasuk dari kepolisian dan TNI, perbankan, dan seluruh lapisan masyarakat Banten,” ujar Ki Eden menerangkan. Dalam pernyataannya, Ki Eden menegaskan, kehadiran para tokoh dan pejabat akan mengindikasikan kepedulian mereka terhadap negara. Namun sebaliknya, ketidak hadirannya merupakan tolok ukur yang negatif sebagai anak bangsa.

“Bagi PUB, tetap akan berjalan tanpa mengharapkan ketergantungan kepada seseorang,” imbuhnya. Oleh karena itu, lanjut Ki Eden, program PUB adalah Wesenisasi 1.000 rumah masyarakat yang hampir tidak tersentuh pemerintah, membangun MCK berstandar internasional di Banten.

“Kami akan membangun MCK standar internadional. Nanti contohnya di Desa Paniis dan Cisaat, Ujung Jaya, Pandeglang, desa paling pinggir di Banten,” tutur Ki Eden.

Bukti nyata PUB membangun dari pinggiran, menyalurkan air bersih layak minum dengan sistem penyediaan air yang lebih tertata, rapih, nyaman digunakan, dan indah dipandang mata.

“Semua kegiatan PUB, yang belum tersentuh, sejalan dengan pemerintah membangun dari pinggiran,” kata Ki Eden, yang berharap menjadi contoh bagi para Urang Banten bahwa mereka bisa berbuat untuk kepentingan Bangsa dan Negara.

Sementara itu, Bendahara Umum PUB, yang juga Ketua Panitia Isra Mi’raj, Muhammad Hasan Gaido, S.Ag, mengatakan hakekat pembangunan bukan saja urusan fisik semata yang ditonjolkan, tetapi juga jiwa. Ini karena etika moral akan menjadi faktor pengendali dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. “Ya. Pembangunan SDM itu tanpa moral akan menjadi bencana,” tegas Ki Hasan, nama panggilan Hasan Gaido di kalangan para Jaro, yang berprofesi sebagai motivator di Indonesia dan juga Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC).

Selaku ketua panitia, Ki Hasan berharap, warga yang ada di dalam maupun luar Banten sampai luar negeri perlu memiliki kecintaan dengan berbagai aksi nyata dalam membangun Banten. Maka, lanjut Ki Hasan, PUB merupakan wadah bagi mereka yang ingin berkontribusi untuk membangun Banten, dengan menyediakan fasilitas website sebagai alat komunikasi dan informasi. “Warga Banten yang ingin berkontribusi untuk bersama membangun, bisa daftarkan diri ke website yang telah tersedia, yaitu urangbanten.org,” kata Ki Hasan.

Seperti diketahui, visi PUB adalah Banten Baru, Banten Bangkit, Banten Juara dan Masyarakatnya Sejahtera dalam bingkai Iman dan Taqwa. Visi ini untuk semua urang Banten terlibat dalam membangun dengan konsep ABG Cantik (Akademisi, Bisnis, Goverment dan Comunitas). “Konsep ABG Cantik ini sanggat tepat bagi PUB, lantaran para anggotanya memiliki berbagai macam disiplin ilmu,” ujar Ki Hasan. (JM).

 

 

KBR Tangerang | Kembali truk tanah  telan korban jiwa  dan kakangkangi Perbup Bupati Tangerang No 47 Tahun 2018 , kecelakaan oleh truk tanah kembali terjadi, kali ini di wilayah Jalan Perancis Depan Duta Bandara Permai, Desa Jatimulya Kosambi  Sabtu 13/4/19.

Dalam kecelakaan tersebut satu orang tak sadarkan diri bernama Ali Matyani (17) tahun Sarakan Dadap untuk sementara masih di rawat klinik terdekat, hingga kini belum sadar dan satu orang bernama Alam (18) tahun meninggal dunia, warga Sepatan kini di RSUD Kabupaten Tangerang.

Keduanya merupakan siswa santri di Madrasah Haji Kyai Rosidi. Keduanya berboncengan naik motor dari Arah Dadap menuju ke Arah Benda, bermaksud ingin  mengantar temannya ke Sepatan, tepat di lokasi kejadian menurut keterangan saksi Warga  bernama Ade,  saat ingin memotong mobil pick up arah yang sama, ke arah kanan jatuh dan langsung di lindas truk tanah tersebut.

Menurut saksi mata lain dari Tim KBR mengatakan, kejadian terjadi pukul 16.00 WIB  sore berawal saat truk tanah melintas dengan tujuan ke Dadap, dengan pengendarai sepeda motor berniat antar kawan pulang Ali Matyani berusaha menyalip  pick up di depannya namun naas truk tanah tersebut menyambarnya.

Supir truk Tanah berplat B 9477 KYW tersebut kini di amankan di Polsek Teluk Naga untuk hindari amukan massa, truk tanah tersebut kini di lempar warga, bannya di kempes. 

Melihat kejadian tersebut warga sekitar langsung turun ke jalan dan merusak truk tanah, beruntung aparat kepolisian segera datang dan mengamankan truk serta sopir truk. (Tim)

 

Page 1 of 8