Belra MTS Meliala

Belra MTS Meliala

Empat puluh tahun di Indonesia, memberikan pengalaman luar biasa bagi Polytron. Di usianya yang matang Polytron telah banyak mempersembahkan rangkaian produk baru dengan fitur yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Shasa Eva Marisah selaku Public Relations dari Polytron mengatakan, “Walau lambat namun pasti, Polytron tiap tahunnya mengalami kenaikan, tentunya hal ini harus diimbangi dengan pelayanan dan produk yang prima”.

Nampaknya, isu perlambatan ekonomi Indonesia tidak berpengaruh terhadap Polytron yang merupakan satu-satunya produsen lokal elektronik dan alat rumah tangga terbesar di Indonesia.

Keberhasilan Polytron untuk ekspansi di lini smartphone dibarengi dengan pesatnya pertumbuhan akan permintaan Air Conditioner. Jabodetabek masih merajai kinerja penjualan AC Polytron.

Setiap tahunnya selalu ada peningkatan akan permintaan Air Conditioner, inilah yang justru menjadikan pengantar bagi PT Hartono Istana Teknologi dengan brand Polytron menciptakan Air Conditioner yang cepat dingin dan hemat konsumsi listriknya.

Polytron di kesempatan 1 Maret 2016, bertempat di Djakarta Theatre meluncurkan produk terbaru Air Conditioner yang memiliki teknologi berbeda dengan AC pada umumnya. Diberi nama Polytron Neuva Ice karena AC ini memiliki kelebihan pendinginan yang super cepat. Teknologi Fastest Cooling dipastikan mampu mencapai suhu 18 °C dalam waktu 7 menit, hal ini tentunya didukung oleh teknologi High Efficiency Cooling Engine. Proses pendinginan yang ekstrim dan cepat dengan kemampuan 40% lebih cepat dari AC biasa.

Energy saving tidak sama dengan Low Watt. Polytron mengusung produk dengan fitur Energy Saving dengan tingkat efisiensi sangat tinggi dimana ini adalah point penting keunggulan dari AC Polytron Neuva Ice. Telah melalui proses pengujian yang dilakukan di ruang khusus (chamber) yang terbukti mampu menghemat hingga 200% dibandingkan dengan AC Low Watt merk lain.

Banyaknya rumah dengan kapasitas daya terbatas di Indonesia berkaitan dengan distribusi listrik dari PLN, juga menjadi salah satu kendala bagi sebagian konsumen

yang akhirnya memilih Low Watt meskipun banyak orang yang sudah mengerti bahwa pendinginannya lebih lama dan tidak maksimal.

Sebagai contoh, jika waktu yang dibutuhkan untuk mencapai temperatur yang kita inginkan lama, maka biaya energi (kWh) yang harus kita bayar juga akan mahal, meskipun watt dari AC rendah.

Soft Start adalah teknologi yang dihadirkan sebagai salah satu fitur unggulan yang ditawarkan oleh Polytron Neuva Ice, dimana Polytron menjamin bahwa AC akan berjalan dengan baik walaupun daya listrik dirumah hanya 450 watt.

Design dan material juga menjadi salah satu kebutuhan konsumen dimana AC juga menjadi bagian dari interior dan butuh performance yang prima agar dapat bertahan lama. Oleh karena itu , AC Polytron Neuva Ice diciptakan dengan Evaporator dan Condensor dengan lapisan Gold Fin yang dipercaya sebagai komponen yang anti karat dan anti jamur sehingga kinerja pendinginan dapat maksimal dan prima.

Kesehatan dan kesegaran udara juga merupakan hal mutlak yang harus ada di sebuah AC. Built In Air Purifier yang dibentuk dari kombinasi High Density Dust Filter yang dapat menyaring debu lebih dari 90%, Carbon Filter yang dipercaya mampu menghilangkan bau tidak sedap. HEPA Filter yang mampu menyaring debu dan mencegah penyebaran bakteri dan negative ion generator yang juga mampu mengikat debu dan membunuh bakteri.

4D Swing dan I-Feel merupakan pelengkap yang ditawarkan oleh Polytron Neuva Ice yang mampu memberikan kenyaman dengan distribusi angin ke empat arah dan menyesuaikan dengan real temperature ruangan sehingga pengguna nyaman untuk mendapatkan sensasi dingin yang diinginkan.

“Walaupun pasar AC di tahun 2015 turun jika dibanding 2014, namun Polytron masih berhasil mendapat growth hingga 8% di tahun 2015 dengan produk AC sebelumnya, dan untuk 2016 dengan pasar yang optimis lebih baik, produk baru Polytron Neuva Ice lebih mantap apalagi telah didukung distribusi Polytron yang sudah mencakup seluruh Indonesia dengan 21 kantor cabang dan sekurangnya 65 kantor pelayanan servis tersebar di Indonesia, Polytron menargetkan pertumbuhan akan lebih besar dari 50% dan harapannya dapat meraih Top 5 Market Share. Berdasarkan data akurat kostribusi terbanyak berasal dari pulau Jawa yang merupakan pasar terbesar untuk penjualan AC di Indonesia”, tutup Albert Fleming selaku Product Manager untuk Home Appliances.**SEM

Thursday, 10 March 2016 00:00

Sholat Sunah Gerhana Matahari Total

Koran Buruh, Mataram. Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menggelar sholat sunah khusuf Gerhana bersama masyarakat. Di Masjid Raya At-Taqwa Kota Mataram, Rabu (09/03/2016). Sholat khusus gerhana sendiri merupakan sholat yang disunnahkan oleh rasulullah SAW sebagai bentuk ketundukkan manusia atas kebersaran Allah melalui fenomena alam gerhana matarhari tersebut. Ini fenomena tersebut merupakan kesempatan langka yang mungkin hanya dapat dilakuka  sekali seumur hidup.

Hadir dalam sholat itu sekda NTB, H. Muhammad Nur, SH.MH, Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Umar Septono SH,MH, Danrem Mataram, Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, ST, MSi. tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Sementara Ust. Muhammad Zaini bertindak sebagai imam pelaksanaan sholat tersebut. Sebelum sholat, Gubernur menyampaikan bentuk amalan yang disunnahkan saat peristiwa gerhana tersebut, diantaranya sholat sunnah gerhana, besedekah, berzdikir, beristigfar dan amalan-amalan lain yang disunnahkan.

Selain itu, Gubernur menitip doa kepada seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan NTB dan Bangsa "Selain mendoakan keluarga, saya mengajak jamaah sekalian untuk mendoakan juga NTB dan negara kita tercinta, Indonesia agar diberkahi dan dijauhkan dari marabahaya", ungkap gubernur saat menyampaikan sambutan sekaligus tata cara sholat sunnah gerhana Gubernur juga menjelaskan fenomena gerhana matahari tersebut merupakan bentuk kasih sayang Allah yang telah mengatur peredaran matahari dan bulan agar manusia tetap dapat bertahan hidup di bumi. Karena itu, Orang nomor satu di NTB tersebut berpesan untuk banyak besyukur dan berdoa dengan landasan iman dan keberserahan diri kepada Allah.

"Itulah yang membuat ikhtiar-ikhtiar manusiawi kita ini sebagai manusia, baik secara personal maupun kolektif sebagai suatu masyarakat NTB akan membuahkan hasil yang paling baik, kalau dilandasi keimanan dan keberserahan diri kepada Allah", ungkap gubernur saat diwancara media. Sementara itu, Khotib, Ust. Munajib kholid menyampaikan bulan, bintang dan matahari senantiasa beredar pada poros yang sudah ditentukan oleh Allah SWT, dan itu merupakan tanda-tanda kebersaran Allah bagi orang beriman.

"Ditegaskan dalam agama Islam bahwa matahari dan bulan bukan berputar secara alamiah dengan sendirinya tetapi atas ketentuan Allah SWT. Sehingga Rasulullah memerintahkan, jika kita menyaksikan gerhana matahari dan bulan, maka laksanakan sholat, bukan untuk menyembah matahari atau bulan, tetapi menyembah Allah SWT yang mengatur terjadinya gerhana tersebut", jelas khotib dalam khutbahnya. Selain itu, fenomena gerhana tersebut merupakan peristiwa yang akan mendekatkan diri manusia dengan penciptanya, dengan memperbanyak istigfar atas dosa dan kesalahan selama ini.(Ach.S)

Thursday, 10 March 2016 00:00

Korsa MAPAN / Masyarakat Adat Pancasila

Suara Pembaca-Koran Buruh.

Peristiwa Gerhana Matahari Total (GMT) yang berlintasan di 11 wilayah Indonesia 9 Maret 2016 yang bertepatan Tahun Baru Saka 1938 dan Tahun Baru Batak "Artia Sipaha Sada" adalah keberkahan bagi warga negara bangsa Indonesia yang layak tidak sekedar dimaknai sebagai fenomena alam semesta.

Demikian pula terinspirasi peristiwa GMT itu, keberadaan daripada sila-sila Pancasila yang berperan "way of life" yang sudah mengakar berabad-abad silam sebagai jatidiri negara bangsa di wilayah indonesia d/h wilayah Nusantara ini.

Keberkahan berjatidiri Pancasila ini dapat ditandai juga secara istimewa dari pendapat penggali Pancasila 1 Juni 1945 sendiri, Bung Karno, yaitu bahwa Pancasila berkedudukan ideologis "hogere optrekking" atas berbagai "isme-isme" yang dikenali keberadaannya di dunia baik sebelum dan sejak saat kelahiran Pancasila tersebut.

Keberkahan itu ditandai juga oleh negarawan Rusia Gorbachev melalui Ruslan Abdulgani "Ruslan, someday, the most correct idea in the human life is Pancasila"
Keberkahan-keberkahan ini bijaknya dapat dibudayakan dalam tradisi yang mudah dicerna publik semisal bina sikap SOPAN (Sosialisme Pancasila bertumpu pada Keadilan Sosial berKetuhanan YME), bina perilaku NAPAN (Nasionalisme Pancasila yang berpangkal dari Persatuan Indonesia berKetuhanan YME) dan bina kelembagaan komunitas-komunitas berKorsa MAPAN (Masyarakat Adat Pancasila) guna perkokoh tekad kewargaan negara bangsa Indonesia mengantisipasi variasi Ancaman Hambatan Gangguan Tantangan multidimensional.

Jakarta, 9 Maret 2016


Pandji R Hadinoto, DHD45 Jakarta
KBP45 KelBes Pejoang45
Editor www.jakarta45.wordpress.com

Koran Buruh. Tingginya angka kematian Ibu dan Bayi di Indonesia 70 tahun merdeka ternyata memiliki angka yang cukup tinggi. Padahal program Angka Kematian Ibu (AKI) sudah menjadi program dunia yang telah di sepakati bersama Program Milenium Development Goals (MGDs). Di akui oleh Menkes RI. Prof. Dr. Nila Muluk, data terakhir periode 2012 - 2013 angka kematian Ibu kembali meningkat hingga mencapai 359 per 100 ribu kelahiran hidup. Padahal tahun 2015 pemerintah bertarget bisa menurunkam 163 per 100 ribu kelahiran hidup " ujur Lidya Bakrie, S Psi

Angka ini sangat memilikan jauh melampaui angka penyalahgunaan Narkoba, BNN Tahun 2015 mencapai 15 ribu orang dianggap darurat Narkoba. AKI di Indonesia mencapai 21 ribu (359 per 100 ribu kelahiran). Mestinya sudah di katakan darurat AKI ujur Managing Director Rumah Sehat Amira Lidiya Bakrie, S Psi lagi.

Angka kematian Ibu di Indonesia tertinggi di ASEAN survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) 2012. Angka kematian ibu di Indonesia 359 ibu meninggal dunia per 100 ribu kelahiran hidup, Singapura paling rendah 3 ibu meninggal dunia per 100 ribu kelahiran hidup, Malaysia 5 ibu meninggal dunia per 100 ribu kelahiran hidup, Thailand 8 -10 ibu meninggal dunia per 100 ribu kelahira hidup, Vietnam 50 ibu meninggal dunia per 100 ribu kelahiran hidup.

Menurut catatan Depkes di Indonesia 65 persen kematian Ibu dan 58 persen kematian bayi dan balita di sumbang oleh 64 kabupaten di sembilan propinsi : Sumut, Sumsel, Lampung, DKI, Banten, Sulsel, Jabar, Jateng, dan Jatim. Melihat Kondisi ini perlunya peningkatan kemampuan mendeteksi dini bagi bidan di seluruh Indonesia, pemeriksaan yang dilakukan teknologi USG kebidanan yang mudah dan murah.

Bidan merupakan sasaran pelatihan ketrampilan ultrasonik kebidanan (USG), AKI lebih banyak berkaitan dengan deteksi dini, ketika bayi berada dalam kandungan 28 minggu ke atas, atau menjelang si ibu melahirkan bayinya, sistuasi dan kondisi ini menentukan apalah bisa melahirkan normal, selamat, dan jabang bayi. Dokter kandungan, obsgin, jelas bisa mengetahui dengan ketrampilan, pengalaman, dan peralatan yang canggih tapi umumnya berada di kota.

Berlakunya MEA, masuknya tenaga medis asing mempengaruhi Tenaga medis Indonesia, Kita perlu mempersiapkan tenaga kesehatan kita terutama bidan ujung tombak di desa-desa dan tempat yang jauh. Contohnya : Meningkatan keterampilan bidan dengan teknologi hanya membutuhkan 300 juta untuk 100 orang bidan di tolak Pejabat Pemerintah yang berlatar belakang koperasi,
Sebagai Perempuan mempunyai hak untuk memminta kepada Pemerintah untuk menetapkan : Daruat AKI, dan Pemerintah berkewajiban untuk meningkatkan keterampilan Bidan dalam Ante Natal Care Teknologi (USG Kebidanan) terutama yang tinggal daerah desa - desa terpencil.

Di sampaikan pada Seminar " Sayangi Ibu,, Selamatkan Ibu Tekan Angka Kematian Ibu"
LSM KIBAR dalam rangka memperingati Hari Perempuan International hari Selasa 8 Maret 2015 di Kantor DPP LSM KIBAR, Jln. Hos Cokroamonoto No 55-57 Menteng, Jakarta Pusat.(JG)

Koran Buruh, Jakarta. Kronologi, pada hari Minggu 28 Februari 2016 telah terjadi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kerugian 1 hp merk samsung J2 dan uang tunai sebanyak rp 65000-, dan korban mengalami luka bagian kepala,kaki dan tangan kanan.

Awal mula kejadian sewaktu korban Miswanto (29), buruh asal Lampung tengah bersama temannya Farid Aziz (24), buruh, Lampung Tengah dari terminal Blok M jalan kaki menuju Jln Ciawi sampai di Jln Woltermongonsidi, ada dua pelaku ND dan D sedang duduk-duduk,setelah korban melewati tiba-tiba kedua pelaku langsung berdiri dan mengejar korban langsung memukuli kemudian pelaku mengeluarkan sajam berupa belati menyerang korban Miswanto dan mengambil hp miliknya dari kantong celana sedangkan korban Farid di minta uangnya.

- Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Metro Kebayoran Baru.
- Kemudian piket Reskrim bersama korban segera mendatangi tkp dan berhasil menangkap kedua pelaku pada saat itu juga.

Pelaku ND dan D beserta barang bukti sajam belati dan uang rp 65000-' diamankan di Polsek Metro Kebayoran Baru guna penyidikan lebih lanjut.

-Kedua pelaku di kenakan pasal 365 KUHP (pencurian dgn kekerasan) ancaman hukuman 12 tahun penjara.

KET :Kanit Reskrim Kompol SUBOWO

(JG)

Koran Buruh, Jakarta. Kejadian pada hati Rabu 24/02/2016 Jam 20:00 wib TSK A (28) Dilaporkan Polisi karena menggelapkan uang milik Toko Indomaret Jln Damai No 81 Kelurahan Cipete Utara, Kec. Keb. Baru.

Adapun Saksi Atas Nama Noor (38) karyawan, (pelapor) dan Rahma (24) karyawan. Barang bukti antara lain:
- satu lbr surat pengangkatan kerja.
- satu lbr hasil audit toko.
- satu lbr struk gaji atas nama tsk

Kronologi : Pada hari selasa tanggal 16/02/2016 Jam 11:00 wib telah terjadi penggelapan dalam jabatan yang mengakibatkan kerugian Rp 52.841.000 (lima puluh dua juta delapan ratus empat puluh satu ribu rupiah), awal mula kejadian pelapor pada tanggal 16/02/2016 melakukan audit terhadap toko Indomaret dan ditemukan kekurangan uang toko sebesar Rp 52.841.000- , kemudian di dapatlah keterangan pelakunya adalah kepala toko berinisial A bin K mengambil uang hasil penjualan toko dari tanggal akhir bulan Desember 2015 s/d 15 Februari 2016, dengan total kerugian tersebut di atas yang tidak di setorkan ke PT Indomarco Prismatama selaku pengelola mini market Indomaret.

Pelaku beserta barang bukti di amankan di polsek metro kebayoran baru guna peyidikan lebih lanjut. Pelaku dikenai pasal 374 KUHP, ujur Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Subowo.(JG)

Koran Buruh, Jakarta. [UNAS] – Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah dialami oleh seluruh anggota negara di Asia Tenggara. Dampaknya akan masuk ke semua lini kehidupan tidak terkecuali pada bidang pertanian. Untuk membuka mata dan kesiapan khususnya mahasiswa pertanian, Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nasional (Unas) mengundang pakar pertanian dan tokoh sosial ekonomi, Prof. H.S. Dillon., PhD untuk membahas hal tersebut.

Peraih Bintang Jasa Pratama dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2007 ini menjadi narasumber tunggal dalam Kuliah Umum ‘Sustainable Strategy Of Agriculture in MEA’ yang diadakan Senin, (29/2) dengan topik ‘Dampak MEA Terhadap Sektor Pertanian Indonesia’.

Pemilik nama lengkap Harbrinderjit Singh Dillon ini menjelaskan bahwa pangan, pertanian dan kehutanan menjadi salah satu basis pasar dan produksi tunggal untuk menciptakan wilayah ekonomi ASEAN yang stabil; sejahtera dan berdaya saing; pembangunan ekonomi yang semakin berimbang; serta mengurangi kesenjangan kemiskian dan sosial ekonomi.

Ia mengungkapkan bahwa ada hubungan pengetahuan teknologi dengan pertanian sangat membantu di era modern sekarang ini. Teknologi membantu petani demi mengembangkan pertanian modern.

“Mahasiswa unas harus meningkatkan kemampuan diri sendiri, tidak bergantung kepada orang lain. Sekarang ini ada internet untuk menggapai ilmu dan banyak sekali media yang bisa dipakai. Jadi mahasiswa harus menguasai ilmu dan teknologi dan itu diarahkan untuk mengangkat harkat rakyat. Pertanian merupakan instrumen yang sangat baik karena begitu banyak rakyat kita masih tinggal di pedesaan,” ujar peraih Global Award dari Priyadarshni Academy Mumbay, India di bidang HAM dan Sosial Ekonomi itu.

Dillon juga menegaskan pentingnya penggunaan teknologi untuk menunjang pertanian. “Artinya mereka harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan itu yang ditularkan kepada petan. Supaya petani bisa mempergunakan teknologi itu. Harusnya pemerintah saat ini tidak sekedar membangun infrastruktur jalan saja, tapi juga harus meningkatkan broadband (layanan koneksi internet),” paparnya.(JG)

Koran Buruh, Jakarta. Kronologis kejadian pada hari Jumat 26 Pebuari 2016 pukul 15.00 Wib terjadi pencurian dengan kekerasan di depan sekolah Tarakanita Kelurahan Petangon Kec.Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Pada saat Korban Fatahillah /Ipay sedang melintas mengendarai sepeda motor Honda Beat No. Pol B 3462 SNJ di TKP seorang diri tiba-tiba korban di pepet oleh pengendara sepeda motor sebanyak 4 orang, salah satu dari mereka mengambil kunci motor dengan paksa, setelah itu korban di suruh meminggirkan sepeda motornya setelah itu pelaku NAN berkata "Motor Lesing Belum dibayar 3 bulan" dan pelaku meminta STNK motor dan korban bilang kepada para pelaku" Motor Milik Sdr Indra dan saya hanya pinjam saja" kalau mau ambil motor temui saja langsung kepada pemilik motor yang sekarang ada di Menteng, Jakarta Pusat, tetapi pelaku tidak mau tahu dan menggertak bilang" Motor tetap saya tarik dan jangan sampai saya bertindak kekerasan" karena korban ketakutan, para pelaku tetep membawa motor korban kemudian Tsk NAN dan kawan-kawannya membawa kabur motor tersebut tanpa korban di berikan surat penyitaan dari Leasing dan hanya di berikan uang sebesar Rp 50.000, untuk ongkos pulang kemudian pada hari Jumat 26 Febuari 2016, korban bersama pemilik sepeda motor Sdr Indra melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Kebayoran Baru.

Pada hari Jumat, 26 Pebuari 2016, sekitar pukul 15.30 Wib, korban bersama Anggota Opsnal Reskrim di Pimpin Kanit Reskrim Kompol Subowo mencari pelaku ketika melintas di depan Sevel Eleven Taman Puring, Jln Kyai Maja Kebayoran Baru, Jakarta Selatan berdasarkan petunjuk korban terlihat tersangka NAN yang sedang menunggu korban lainnya, maka tersangka diamankan untuk di bawa ke Polsek Kebayoran Baru guna pemeriksaan.

Atas Petunjuk tersangka NAN, sekitar jam 20.00 Wib team Opnal di!pinpin Reskrim menuju Jln Pondok Cabe RT 007/01, Kembangan Utara, Jakarta Barat dan melakukan penangkapan terhadap kawan dari tersangka NAN yang juga ikut melakukan perbuatan yang sama yaitu : Tsk NR (30 Thn), Tsk JNO ( 35 35 Thn), Tsk SA (27 Thn), Tsk ON(44 Thn), Serta Tsk BB (30 Thn), kemudian para tersangka di bawa ke Polsek Metro Kebayoran Baru, guna penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyidikan Tsk NR juga mengambil sebuah motor Honda Beat Warna Putih bersama Tsk BB dan ON di Jalan Sinabung, Kel. Gunung Keb.Baru, Jaksel dan untuk motor-motor yang di dapat oleh para Tsk di serahka kepada Saudara MUNI (DPO)dan para pelaku mendapatkan uang sebesar Rp 1.000.000,_ (satu juta rupiah) setiap penarikan 1(satu) unit sepeda motor dan sekarang proses Penyidikan di tangani olwh Sat Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru.

Dari Keterangan tersangka NR Bahwa motor hasil perbuatannya ada yang telah di gadaikan kepada orang (sdr MUNI) serta tidak di serahkan kepada pihak lesing dan telah melakukan perbuatan yang sama sebanyak 21 ( dua puluh satu kali ) di wilayah Hukum Jakarta Selatan.

Turut di sita Barang Bukti 3 buah HP Nokia Komunikator Type 9300, 9 unit sepeda motor, uang Rp 800.000, 1 ID Card An NR dan Surat Tugas dari PT ON, dan atas perbuatan Tersangka di kenakan pasal 365 KUHP Pencurian dengan kekerasan. (JG)

Koran Buruh. Menteri Pertanian Republik Indonesia, melalui Direktur Serelia Kementerian Pertanian RI, Drs. Ir. Nanda Simunda, M.P. memuji peningkatan produksi pertanian yang dialami Provinsi NTB saat ini, baik dari segi peningkatan hasil pertanian maupun luas lahan pertanian yang terus mengalami peningkatan.

“Saat kami rapat pimpinan senin lalu, saya bersyukur kepada Allah SWT, bekerja dengan orang-orang baik di NTB kita mendapat pujian yang tinggi dari menteri terkait realisasi kebijakan. Target yang ditetapkan bagi NTB melampaui kurang lebih 103 persen, ada kelebihan 3 persen. Prestasi ini sangat kita banggakan”, ungkapnya saat Gerakan Panen Padi Serentak, di Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Senin (29/02/2016).

Gerakan Panen Padi Serentak, dengan tema Panen Serentak Stok terjamin merupakan program pusat yang dicanangkan Menteri Pertanian, khusus di 7 Provinsi sentra pangan nasional, yaitu NTB, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

Peningkatan produksi beras, menurutnya menjadi salah satu kunci ketahanan pangan nasional, karena produksi pertanian yang terigrasi dari hulu ke hilir ikut menentukan keberhasilan distribusi pangan di Indonesia.

“Tahun ini, Kementerian Pertanian menargetkan produksi gabah kering, sebanyak 76,23 juta ton. Di akhir Februari produksi beras ditargetkan 5 juta ton. Sedangkan Panen Raya untuk keseluruhan wilayah di Indonesia diperkirakan terjadi pada maret dan April ditargetkan 14,52 juta ton”, jelasnya di di hadapan Gubernur NTB, Dr.TGH. M. Zainul Majdi, Sekda Lombok Barat, Pangdam IX, Kepala Dinas Pertania Provinsi NTB dan Lombok Barat serta seluruh kelompok tani yang ada di Lombok Barat.

Untuk mencapai terget tersebut, Lanjut Nanda telah memperbaiki infrastuktur, pemberian benih gratis, subsidi pupuk, serta memberikan alat mesin kepada petani berupa mesin tanam, mesin panen, traktor dan pompa air. Dan di acara tersebut diserahkan bantuan alat-alat tersebut kapada para petani.

Terkait itu, Gubernur NTB menyampaikan panen raya tersebut menunjukkan bahwa iktiar petani di seluruh wilayah NTB telah berhasil dengan baik.

“Insya Allah kalau dari segi ikhtiar, petani kita tidak perlu dipertanyakan lagi. Tidak perlu dipertanyakan bagaimana rajinnya mereka, tidak perlu dipertanyakan bagaimana gigihnya mereka. Tapi yang perlu menjadi perhatian adalah bagaiman kita sebagai perangkat pemerintahan ini menfasilitasi semangat, ikhtiar, kegigihan dan kesungguhan dari petani kita”, ungkap Gubernur di hadapan para petani dan peserta kegiatan.

Namun saat itu, Gubernur harus mengentikan sementara sambutannya karena Menteri Pertanian, Andi Arman Sulaiman menghubungi Gubernur lewat Handphone yang ingin berbicara dengan masyarakat dan petani yang hadir saat itu. “Silahkan pak menteri”, persilahkan Gubernur.

Lewat Handphone tersebut, Menteri Pertanian menyampaikan akan terus memberikan bantuan kepada para petani sebagai bentuk dukungan kepada mereka untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Saudaraku, sahabatku petani se-NTB, tolong turun ke sawah, tanam serentak, olah serentak, panen serentak, sehingga tidak membiarkan lahan tidur, petani tidur, traktor tidur dan dana tidur. Salam hormat kepada Bapak Gubernur yang luar biasa,” ungkap Menteri Pertanian yang disambut tepuk tangan para petani.

Kemudian, Gubernur NTB melanjutkan sambutannya. Gubernur menyampaikan ada sekitar seratus  ribu ton yang merupkan surplus hasil pertanian di NTB. Karena itu menurutnya, tidak ada alasan untuk menggantungkan konsumsi beras pada provinsi di luar NTB.

“Masyarakat NTB bisa memenuhi kebutuhannya dengan apa yang diproduksi di dalam daerah. Kalau bapak, ibu, saudara sekalian memang dalam memastikan ketersediaan sepanjang tahun perlu ada manajemen stok yang baik. Jangan suruh petani untuk memikirkan manajemen stok tersebut”, jelas orang nomor satu di NTB tersebut.

Sehingga, menurut Gubernur, untuk menciptakan manajemen stok yang baik berpaku pada dua hal, yaitu kompetensi dan niat baik. Kompetensi, lanjut Gubernur bisa saja ada yang terkait kompetensi teknis yang dapat mengukur dan menghitung angka dan secara faktual dapat dievaluasi. Namun, menurutnya itu belum cukup, harus dilengkapi dengan niat baik.

“Mari kita semua berniat baiklah untuk kesejahteraan petani kita. cukup-cukuplah kita yang meletakkan petani dan pertanian pada sektor yang marginal”, jelasnya.

Sementara itu, saat dialog dengan para petani, H. Jumahir, yang mewakili petani Lombok Barat yang hadir menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi di lapangan, seperti harga gabah yang murah, adanya keinginan pemerintah pusat yang akan mengimpor beras dari luar, serta fasilitas alat mesin yang masih terbatas.

“Pak Gubernur, kami punya kendala juga terkait penyaluran pupuk. Yang menyalurkan Pupuk Urea dan SP ini distributornya beda. Sehingga kami kurang efektif menebus pupus ke beberapa tempat tersebut. maunya kami di satu tempat saja, agar memudahkan kami”, harap Ketua Kolompok Tani Padegirang tersebut. Menanggapi hal tersebut, Gubernur akan segera berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk pemerintah pusat untuk menyelesaikan kendala yang dihadapi para petani.

Koran Buruh, Denpasar. Dalam Rangka HUT Kota Denpasar ke-228, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar membuka stand pelayanan e-KTP gratis 15 menit langsung jadi. Pelayanan ini dibuka dengan memanfaatkan sebuah tenda yang telah didekorasi dengan menarik dan sebuah mobil layanan yang dilengkapi dengan computer dan printer pencetak e-KTP.

Masyarakat Denpasar yang ingin mendapatkan e-KTP cukup membawa fotocopy kartu keluarga saja, mendaftarkan diri pada petugas ddi tenda kemudian petugas akan menyerahkan formulir pendaftaran tersebut ke mobil pelayanan untuk kemudian dicetakkan e-KTP. Seluruh proses memakan waktu tak lebih antara 10 sampai 15 menit saja, "Dalam pameran Expo kali ini kita buka sampai hari Selasa besok (1/3) mulai dari jam sembilan sampai selesai. Kami coba berikan pelayanan e-KTP cepat, kira-kira 10 sampai 15 menit bisa jadi. Nanti masyarakat ingat bawa KK nanti kami akan coba proses," kata petugas Disdukcapil Kota Denpasar yang kami temui, Bapak Murdana, Minggu siang (28/2).

Pelayanan e-KTP yang tengah gencar dilakukan oleh Disdukcapil Kota Denpasar tak lepas dari dukungan Kelian Dusun Yang Batu Kangin, Bapak Wajan Puja. Pria yang telah bertugas sebagai kepala lingkungan sejak tahun 2013 ini mengaku telah mensosialisasikan kepada warganya saat rapat di banjar tentang program penerbitan e-KTP ekspress oleh Disdukcapil Kota Denpasar.

“Saat ini 80 % dari total 1200 warga kami telah memiliki e-KTP”, ujar pria berkepala plontos ini,”sisanya belum karena mungkin terhalang factor usia dan kesibukan” tandasnya.

Namun Kepala Dusun Yang batu Kangin ini juga mengingatkan agar Disdukcapil Kota Denpasar dalam pendataan kependudukan tetap mengindahkan unsur kehati-hatian untuk menghindari data-data bodong. Untuk menghindari hal tersebut tentu dibutuhkan koordinasi yang solid antara Disdukcapil Kota Denpasar dan Kelian Dinas yang lebih mengetahui kondisi real masyarakat di lapangan.

Mengakhiri perbincangan, I Wayan Puja mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kota Denpasar dan mendoakan agar Kota Denpasar dapat menjadi kota yang cerdas dan kreatif seperti yang dicanang oleh Walikota Denpasar. (Deni Varindra)

Page 4 of 6