Monday, 16 September 2019 | Login
Belra MTS Meliala

Belra MTS Meliala

Tuesday, 01 March 2016 00:00

Pembukaan Rakernas Adeksi

Koran Buruh. Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) mengadakan Rapat Kerja Nasional I pada Rabu-Jumat, 24-27 Februari 2016 dengan Tema Optimalisasi fungsi pengawasan DPRD dalam membangun sinergi DPRD dengan Kepala Daerah demi percepatan pembangunan bangsa. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Lombok Raya, Mataram. Rakernas dibuka oleh Wakil Presiden RI, HM. Jusuf Kalla dan dihadiri Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Harry Azhar Aziz dan Gubernur NTB, Dr. TGH M. Zainul Majdi, Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia, Ketua Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia, Ketua Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia.

Rakernas bertujuan untuk mendorong tercapainya sinergi antar pemerintah daerah dengan DPRD untuk percepatan proses pembangunan bangsa melalui pemantapan fungsi dan kinerja DPRD. Rakornas diikuti oleh 712 peserta terdiri dari pimpinan dan anggota DPRD kota seluruh Indonesia, Pimpinan DPRD Kabupaten dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Perwakilan Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia, Perwakilan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia dan Para peninjau. Rakornas sebelum pembukaan diawali dengan Seminar Nasional tentang Optimalisasi Fungsi Pengawasan DPRD dengan narasumber Ketua BPK RI.

Gubernur NTB dalam Sambutan selamat datangnya menyatakan terima kasih atas inisatif Wapres selama ini yang telah memberikan dampak positf bagi masyarakat NTB dan memaparkan keberhasilan pertumbuhan ekonomi NTB dan penurunan Rasio Gini yang sama-sama tertinggi secara nasional. Selain itu ia mengajak kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD yang hadir untuk memaknakan pemerintahan daerah ini sebagai satu kebersamaan antara eksekutif dan legislatif yang bertujuan untuk pembangunan yang berjalan dengan baik. “Ketika DPRD satu visi dengan Pemeritah Daerah, maka pembangunan berjalan dengan baik dan maka akan menyulitkan jika memiliki visi yang berbeda” pungkasnya.

Wakil presiden dalam arahannya menyatakan DPRD sebagai pejabat negara harus memiliki wibawa dengan menjadi pengawas pemerintah daerah yang lebih bersih atau minimal sama bersih dari yang diawasi dan juga memiliki pengetahuan yang baik agar hasil pengawasan maksimal. “Intinya bagaimana melihat kedepan yang terbaik untuk rakyat karena nantinya akan menjadi suatu warisan yang baik untuk kota dan sebagai pertanggung jawaban di akhir masa jabatan anda” pungkas wapres sebagai simpulan.

Wednesday, 24 February 2016 00:00

WaGub NTB: Ayo Mulai kerja..jangan santai..!

Koran Buruh, NTB. Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si meminta kepada Bupati dan wakil Bupati yang telah dilantik beberapa hari yang lalu untuk memulai semua program yang telah menjadi visi misi Bupati dan Wakil Bupati saat kampanye lalu.

"Melalui kerja keras semua, pembangunan Sumbawa Hebat akan terwuwujd dengan baik", Ungkap Wakil Gubernur saat Serah terima jabatan Bupati Sumbawa, dari penjabat Bupati, Drs. H. Supran, MM ke Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Definitif, H. M. Husni Djibril, B.Sc dan Drs. H. Mahmud Abdullah di Aula Kantor Bupati Sumbawa, Senin (21/02/2016).

Hadir dalam acara tersebut seluruh Muspida, perwakilan TNI dan Polri, KPUD, Kejati serta seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Saat itu, wakil Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak Supran beserta istri yang telah menjalankan tugas, walaupun dalam waktu singkat. Semoga kerja keras selama menjabat dicatat sebagai amal ibadah.

Selain itu, orang Nomor Dua di NTB tersebut menyampaikan Kebersamaan harus tatap dijaga agar pembangunan ke depan berjalan dengan lancar. Wagub juga meminta untuk merangkul semua elemen, baik yang mendukung maupun yang tidak, baik keluarga maupun bukan keluarga.

"Tanpa kebersamaan dan persatuan sulit untuk mewujudkan pembangunan yanb baik. Pembangunan sebelumnya telah mengalami kemajuan dan prestasi. Namun, masih banyak pekerjaan yang memerlukan pekerjaan yang cepat demi kesejahteraan masyarakat. Kepada mantan bupati agar tetap memberikan sumbangsih pemikiran", ungkap wagub di hadapan para undangan yang hadir.

Wagub merasa optimis pasangan bupati sumbawa sekarang mampu menjalankan tugas dengan baik, karena merupakan gabungan antara politisi dan birokrat. Sinergis dengan DPRD juga merupakan hal yang sangat penting, karena kebijakan kedua lembaga ini akan mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat.

"Jangan padamkan semangat pembangunan yang selama ini terbangun. Tidak ada masalah kalau program Bupati sebelumnya berbeda dengan saat ini, yang penting adalah terjadi persaingan yang membangun, saling menunjukkan yang terbaik untuk daerah", jelas Wagub.

Terakhir, Wagub meminta Bupati dan Wakil Bupati saat ini untuk menjalankan visi misi yang telah dijanjikan untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat.

"Saya yakin potensi sumbar daya alam dan potensi lainnya akan mampu membangkit pembangunan", Pungkas Wakil Gubernur

Acara kemudian dilanjutkan dengan Lepas Sambut Bupati Sumbawa.  H. Supran menyampaikan beberapa hal yang menjadi kesannya selama menjabat Bupati Sumbawa. "Walaupun terbilang singkat, yang berkesan adalah saat penyelenggaraan pemerintahan yang cukup baik. Namun, penyelenggaraan pembangunan harus terus dipacu", ungkapnya.

Supran mengaku, selama menjabat mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat dan SKPD lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa.  Selain, itu koordinasi yang baik dari semua pihak selama menjabat menjadi hal yang sangat berkesan.

"Ketika presiden akan berkunjung ke sumbawa, kami melakukan koordinasi yang rapi. Dan itu juga yang membuat saya berkesan selama di Sumbawa. Walaupun akhirnya tidak jadi datang", jelasnya.

Selain itu, Supran menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang terjalin selama ini. Juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat terdapat hal-hal yang kurang berkenan.  Namun, walaupun tidak menjabat Bupati lagi, supran siap memberi dukungan terhadap pembangun di Sumbawa.

"Pesan mohon kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati untuk melanjutkan seluruh program yang dicanangkan SKPD. Juga, mohon agar menyingkronkan pembangunan Kabupaten Sumbawa dengan RPJMD di tingkat Provinsi.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, M. Sc. menyampaikan salah satu yang mendorongnya untuk maju dalam pilkada lalu adalah karena Supran.  "Selama beliau menjabat, Pak Supran ini selalu memberi tahu saya semua hal. Beliau sangat peduli dengan Sumbawa", ungkapnya.

Secara khusus, Bupati Sumbawa menyampaikan terima kasih karena telah memberikan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
"Saya meminta semua pimpinan SKPD untuk melanjutkan semua program yang telah dicanangkan oleh beliau. Kalau ingin mendengar kata hati saya, saya ingin H. Supran ini sedikit lebih lama menjabat, karena saya yakin beliu mampu memberikan kontribusi yang lebih bagi Sumbawa, karena saya tahu persis beliau", ungkapnya.

Mengenai singkronisasi pembangunan dengan provinsi, Bupati Sumbawa menyampaikan Sumbawa akan terus berkoordinasi dengan agenda pembangunan Provinsi NTB.

Koran Buruh, Jakarta. Memasuki tahun 2016, lambatnya laju perekonomian dalam negeri berdampak serius pada berbagai sektor usaha. Pada semester akhir tahun lalu hingga kini, beberapa perusahaan terpaksa mengurangi jumlah karyawan mereka yang berakibat terciptanya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Indonesia. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghematan dana operasional perusahaan agar lebih efisien. Dengan kondisi ini, perusahaan di industri minyak, gas, pertambangan, semen, otomotif, hingga elektronik, baik yang berskala multinasional maupun nasional terus dituntut produktif dengan menekan biaya produksi dan pengeluaran tambahan (overhead).

Menurut Charles Rossi, Country Manager Regus Indonesia, pengurangan karyawan memang salah satu solusi utama untuk menekan biaya operasional perusahaan. Namun, di lain pihak ada faktor lainnya yang perlu dipertimbangkan dalam rangka efisiensi. Seperti biaya sewa gedung dan perangkat perkantoran, faktor tersebut juga berkontribusi tinggi dalam unsur pengeluaran operasional perusahaan.

“Tak heran, para pelaku usaha di beberapa kota besar di Indonesia sudah beralih menggunakan virtual office guna menekan biaya. Karena bila dibandingkan dengan ruang kerja konvensional, perusahaan yang menggunakan jasa penyedia tempat kerja atau workspace provider dapat menghemat hingga 70 persen dari modal kerja mereka,” ujarnya.

Penghematan ini, tambahnya, dapat dirasakan langsung oleh para pebisnis karena mereka tidak perlu menyisihkan biaya seperti pajak bangunan, biaya operasional gedung, hingga biaya perbaikan dan asuransi. Bahkan, menghemat sumber daya manusia seperti resepsionis, keamanan, dan sebagainya. Hal ini tentunya bisa menjadi solusi untuk semua jenis bisnis, apalagi bagi mereka yang mengutamakan lokasi kantor sebagai pertimbangan utama dalam usaha mereka.

Meski terjadi perlambatan ekonomi, ada juga bidang industri yang cukup memiliki prospek positif seperti industri kreatif, pebisnis pemula (startup), dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Industri-industri tersebut cukup berkembang di tengah menurunnya kondisi perekonomian dan hingga saat ini tidak melakukan pemberhentian secara massal terhadap karyawan-karyawannya.

“Keberadaan para pelaku industri kreatif dan tumbuhnya startup di Indonesia adalah sinyal positif bahwa ekonomi kita masih tetap bertahan meski melambat. Apalagi UKM juga sangat menjamur dan produk-produknya pun marketable. Dengan adanya jasa workspace provider seperti Regus, operasional bisnis mereka bisa tetap terkendali. tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas premium standar global bagi perkantoran. Lokasi-lokasi kami yang sangat strategis juga menjadi nilai tambah,” jelasnya.

Memasuki tahun kesebelasnya di Indonesia, Regus Indonesia terus menegaskan posisinya sebagai flexible workspace provider terdepan yang memberikan solusi bisnis bagi para pekerja dan pebisnis. Hingga kini, Regus Indonesia telah membuka 21 lokasi yang tersebar di delapan kota yaitu Jakarta, Serpong, Surabaya, Medan, Balikpapan, Bandung, Bali, dan Makassar. Regus menawarkan ruang kantor lengkap dengan fasilitas penunjang bisnis seperti ruang rapat, video konferensi, business lounge, kebutuhan administrasi seperti printer, mesin pemindai, faksimili, fotokopi, dan sebagainya.


Solusi Untuk Para Pebisnis Pemula
Workspace provider bisa menjadi pilihan untuk para pebisnis pemula, Industri Kreatif dan UKM dengan modal yang terbatas. Persaingan yang ketat dalam meraih positioning mereka di pasar berarti meningkatkan biaya produksi untuk promosi dan beriklan, sementara di sisi lain para pebisnis tersebut harus jeli dalam mengeluarkan biaya sewa kantor.

“Fasilitas workspace provider yang Regus sediakan diharapkan bisa menjadi solusi untuk para pebisnis pemula, sesuai dengan visi kami yakni menyediakan layanan berstandar internasional,” tutur Charles.

Berbeda dari workspace provider lainnya, Regus menyediakan ruang kantor siap pakai yang dapat dipilih berdasarkan kebutuhan yang disesuaikan dengan keperluan bisnis. Tidak hanya itu, sebagai global flexible office provider yang memiliki lebih dari 3000 lokasi di seluruh dunia, Regus menawarkan jaringan yang luas.

“Anda tak perlu bingung ketika harus melakukan perjalanan bisnis ke luar kota atau luar negeri. Dengan business world card sebagai kartu pengguna Regus, Anda bisa bekerja di kantor Regus di mana saja,” tambahnya.

Dilanjutkan Charles, dengan pesatnya pertumbuhan bisnis pemula, industri kreatif dan UKM, kebutuhan akan ruang kantor pun semakin meningkat. Dengan kondisi ini, Regus berharap mampu terus menjadi solusi untuk para pelaku bisnis. Karena itu, sebagai bentuk komitmennya, Regus terus menambah jaringan lokasinya di Indonesia.


Tentang Regus
Regus adalah perusahaan penyedia ruang kantor terbesar di dunia, dengan pelanggan di antaranya adalah individu dan pengusaha sukses kelas dunia serta perusahaan bernilai jutaan dollar. Jaringan global kami berada di 2.600 lokasi di 106 negara yang meliputi 4 juta meter persegi tersebar di berbagai lokasi terkemuka di dunia, menawarkan kenyamanan, layanan berkualitas tinggi, ruang siap pakai untuk bekerja bagi siapapun, apakah untuk sementara waktu atau untuk beberapa tahun. Perusahaan seperti Google, Toshiba dan GlaxoSmithKline memilih Regus supaya mereka dapat bekerja secara fleksibel dan membuat bisnis mereka lebih sukses dengan berkembang di seluruh dunia.

Kunci dari bekerja fleksibel adalah kenyamanan, maka Regus hadir di mana 2,1 juta pelanggan membutuhkan dukungan untuk bisnis mereka – pusat kota, daerah pinggiran kota, pertokoan dan pusat perbelanjaan, stasiun kereta, universitas, bahkan pusat komunitas. Hadir mengusung berbagai merek dalam satu induk perusahaan, antara lain Regus, Regus Express, Signature Group, Open Office, Spaces dan Kora, selalu tersedia pilihan untuk setiap kebutuhan bisnis, dari kantor tradisional hingga ruang kerja dinamis dengan suasana kreatif yang menumbuhkan pemikiran kreatif dan kerjasama.

Di Indonesia, Regus hadir di 21 lokasi yang tersebar di Jakarta, Serpong, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan dan Medan. Didirikan di Brussels, Belgia, tahun 1989, Regus berpusat di Luxembourg dan terdaftar di London Stock Exchange. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.regus.co.id.(JanriG)

Koran Buruh. BPK RI ditunjuk menjadi tuan rumah pertemuan ke 51 Dewan Gubernur BPK se Asia. Penunjukan tersebut diputuskan dalam Pertemuan Dewan Gubernur BPK se-Asia di Chiang Mai Thailand yang diselenggarakan dari tanggal 15 sd 16 Februari 2016. Delegasi BPK dipimpin langsung oleh Ketua BPK Dr. Harry Azhar Azis yang didampingi oleh Sekjen BPK. Rencananya pertemuan akan diadakan di Bali pada tanggal 13-14 Februari 2017. Pertemuan tersebut akan bersamaan dengan seminar internasional yang bertema Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Pertemuan Dewan Gubernur BPK se Asia merupakan dewan yang menentukan pengembangan kapasitas audit pada negera-negara di Asia yang terdiri dari 46 negara. BPK aktif sebagai anggota Dewan yang mengawal tema audit yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Tema SDGs ini menjadi penting karena BPK juga merupakan Ketua Kelompok Kerja Audit Lingkungan se-dunia atau Working Group on Environmental Audit (WGEA) dari 2013 s.d. 2018.

Kegiatan internasional pada bulan Februari 2017 akan melibatkan Badan Pemeriksa dari berbagai negara, perwakilan PBB, United Nation Environment Program (UNEP), UN Women, World Bank dan NGOs dibidang SDGs. Seminar tersebut bertujuan mendorong kerja sama upaya global mewujudkan percepatan SDGs terutama peranan Lembaga Audit pada kebijakan SDGs pada masing-masing Negara.(JanriG)

Koran Buruh, Jakarta. 18 Februari 2016, SEBANGSA, platform media sosial Indonesia dengan Hari Komunitas Nasional meluncurkan gerakan Bangkit Komunitas 2016 dan KOMUNITA.ID pada 17 Februari 2016, bertempat di Ruang Serbaguna KOMINFO, Gedung Kementerian Komunikasi & Informatika, Jakarta Pusat. Gerakan Bangkit Komunitas 2016 ini terselenggara atas dukungan penuh dari BUKALAPAK serta turut didukung oleh Telkom Indonesia dan Astra Internasional.

Bangkit Komunitas 2016 merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk mengajak seluruh komunitas di Indonesia untuk bangkit, bersatu dan berbuat yang terbaik untuk NKRI. Pasalnya, sejak awal berdiri, ide negara Indonesia -yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan ribuan pulau- bermula dari berbagai komunitas dan ikatan sosial yang bersatu.

Selama ini komunitas juga dikenal sebagai ikatan sosial yang berfungsi untuk mendapat dan menyebarkan informasi, serta membangun kesatuan untuk mencapai tujuan bersama. Ikatan sosial antarindividu dalam komunitas dan antarkomunitas yang satu dengan yang lainnya lah yang hingga kini membentuk jati diri Indonesia.

Enda Nasution, Founder dan CEO SEBANGSA menuturkan, “Pertumbuhan komunitas di Indonesia kini tidak bisa dipisahkan dari kehadiran teknologi digital, sejak media sosial dan teknologi gawai hadir di tahun 2009 maka sangat terasa pengaruhnya pada komunitas-komunitas di Indonesia. Dukungan terhadap kegiatan komunitas perlu didorong lagi dengan informasi yang cukup, inspirasi dari para tokohnya dan juga wadah dengan fitur-fitur yang mumpuni. Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya gerakan Bangkit Komunitas 2016.”

Di dalam gerakan Bangkit Komunitas 2016 terdapat 3 elemen pendukung, yaitu Kamar Penasihat Komunitas, Situs Online Komunitas (www.komunita.id), dan SEBANGSA sendiri sebagai Media Sosial untuk membangun komunitas. Kamar Penasihat Komunitas sebagai sumber inspirasi dalam membangun dan membesarkan komunitas, SEBANGSA sebagai sebagai wadah interaksi antarkomunitas, dan KOMUNITA.ID sebagai pusat informasi komunitas.

Menurut Indira B. Widjonarko, Chairwoman & Founder SEBANGSA dan KOMUNITA.ID, situs KOMUNITA.ID menghadirkan informasi komunitas secara lengkap. Mulai dari direktori komunitas, liputan kegiatan, profil komunitas, profil penggagas komunitas, hingga tips ala komunitas pun tersaji dengan lengkap. “Situs ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi komunitas yang berguna terutama untuk mereka yang memiliki minat untuk berkomunitas,” imbuh Indira.

Rangkaian kegiatan Bangkit Komunitas 2016 sendiri akan berlangsung hingga Juni 2016 diisi dengan pembuatan modul-modul informatif tentang komunitas, workshop, kopdar-kopdar dan pelatihan komunitas di 4 kota, Jakarta, Surabaya, Bandung dan Yogyakarta.

Acara peluncuran juga dimeriahkan dengan talk show bertema “Komunitas Indonesia, Harapan dan Tantangan” yang menghadirkan narasumber-narasumber yang tak asing lagi namanya di kalangan komunitas se-Indonesia, yaitu Enda Nasution (Founder & CEO Sebangsa), Asep Kambali (Komunitas Historia Indonesia & Paguyuban Asep Dunia), Valencia Mieke Randa (Blood for Life & Rumah Harapan), dan Shafiq Pontoh (Ayah ASI & Indonesia Berkebun) dengan Moderator Taufan Akbari (Hari Komunitas Nasional)

Kunjungi www.komunita.id untuk mendapatkan informasi terkini tentang Komunitas-Komunitas di Indonesia dan nantikan terus kabar terbaru tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh gerakan Bangkit Komunitas 2016.

TENTANG SEBANGSA

Sebangsa adalah layanan media sosial Indonesia yang sudah hadir sejak 2015 dengan pendaftar sejumlah 30,000 orang. Google Play Store telah memilih Sebangsa sebagai salah satu aplikasi terbaik di tahun 2015.

Di 2016, Sebangsa memfokuskan diri sebagai media sosial untuk membangun komunitas dan menginisiasi Bangkit Komunitas 2016. Aplikasi Sebangsa dapat diunduh untuk smartphone Android di http://sbgs.in/android atau iPhone di http://sbgs.in/ios ataupun digunakan via web di alamat www.sebangsa.com

Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Kantor SEBANGSA dan Sekretariat Bangkit Komunitas 2016 Jl. Langsat 1 No 16, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, 12130.

 

Citra Andinna

Activity & Content Editor

Email:

Phone: 087875755654

 

Eulis Utami

Community Relation Specialist

Email:

Phone: 081281773884

(JanriG)

Wednesday, 24 February 2016 00:00

ZMAX D Hotel Resmi Dibuka

Koran Buruh, Lombok Tengah.- etelah melalui periode soft opening, ZMAX D Hotel Praya,Lombok Tengah (Loteng) akan resmi dibuka dengan acara Grand Opening (16/02/2016). Dengan mengusung tema "Color up your life",diharapkan dengan hadirnya ZMAX D Hotel Lombok,dapat memberikan keragaman pilihan hotel yang lebih luas untuk pasar bisnis dan rekreasi kota.

ZMAX D Hotel terletak hanya 3 menit dari Bandara International Lombok,memberikan akses mudah kepada tamu yang bepergian menggunakan pesawat. Dengan 138 kamar dan suit, ZMAX D Hotel Praya-Lombok dirancang untuk tamu dengan keperluan bisnis dan liburan yang tenang dan lingkungan kerja yang nyaman. Semua tamu memiliki akses gratis ke WIFI di tempat umum,kamar dilengkapi dengan layar datar LED dengan pilihan saluran TV Internasional yang luas. Elemen desain yang inovatif ditampilkan di semua aspek termasuk rain shower yang menenangkan,ruang kerja Fleksibel dengan akses internet berkecepatan tinggi dan brangkas dalam kamar.

ZMAX D Hotel Praya-Lombok juga menawarkan fasilitas ruang konvensi paling trendi dan terbaru. Ruang prtemuan dan ballroon berukuran 690 m2 yang dapat menampung hingga 600 pax. Selain fasilitas rapat, ZNAX D Hotel juga dilengkapi dengan fasilitas rekreasi seperti kolam renang,pusat kebugaran,sky llounge,menyediakan tamu ruang untuk bersantai dan menikmati waktu. Zolo Restoran Bar dan Lounge tersedia untuj pilihan makanan hotel menyediakan restoran zolo,bar dan lounge.

Dikelilingi oleh pantai yang indah,seperti Pantai Kuta dan Pantai Mandalika membuat hotel ini menarik bagi para pemburu pantai dan hanya 30 menit ke Mataram dan 45 menit ke daerah senggigi.

"Lombok menjadi tujuan wisata pantai lain setelah Bali. Karena lokasi tenangnya,para tamu memiliki akses yang mudah dari bandara. Saya percaya hotel ini sudah dipersiapkan dengan baik untuk memenuhi perumbuhan bisnis wisata Lombok yang tumbuh cepat. "ujar Bapak Ngadiman selaku Direktur Utama dari pt. Cipta Jaya Hotel. "Sebagai ZMAX pertama di Indonesia,peluncuran ZMAC D Hotel Praya -Lombok ini secara strategis sangat penting bagi perkembangan Plateno Grup di luar Cina,di mana Plateno Grup sekarang telah membangun kehadirannya di 16 negara.'"kata Martinelly,General Manager and Regional Director of Operations Platino Grup.

Tentang Plateno Grup

Plateno Hotel Group didirikan pada tahun 2005 di Cina di mulai dengan brand 7days inn,dengan lebih dari 3000 Hotel di Asia , Plateno Grup Berada pada jajaran salah satu prusahaan mamajemen hotel terkemuka di kawasan ini.

Plateno berada pada peringkat ke 7 grup hotel terbesar untuk tahun 2015 secara global oleh majalah hotel. Saat ini plateno memiliki lebih dari 340.000 kamar hotel di 340 tujuan berbeda.(Ach)

Wednesday, 24 February 2016 00:00

Keindahan Lombok Menarik Minat PrincessThailand

Keindahan dan potensi alam yang dimiliki Provinsi NTB, khususnya Keindahan Pulau Lombok, seperti Gunung Rinjani, Gili dan berbagai keindahan alam dan budaya lainnya menarik perhatian dan minat Putri Thailand (Princess Thailand) untuk berkunjung ke Lombok.

Terkait dengan hal tersebut, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyampaikan kesiapan pemerintah daerah terkait rencana kedatangan Putri Mahkota Raja Thailand, yang diperkirakan berlangsung awal Maret 2016 mendatang.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami dan tentu pada saat kunjungan nanti saya ingin bertemu dengan beliau untuk bersilturrahim”, ungkap Gubernur NTB yang didampingi Istri, Hj Erica Zainul Majdi saat menerima Kunjungan Kerja Duta Besar Thailand, Paskorn Siriyaphan beserta istri dan rombongan, di Pandopo Gubernur, Kamis (18/02/2016).

Kehadiran Duta Besar menemui Gubernur tersebut untuk menginformasikan serta mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan Rencana Kedatangan Putri Mahkota Thailand, yaitu sekitar tanggal 8-9 Maret 2016.

“Princess Thailand rencananya akan mengunjungi beberapa tempat, seperti Gunung Rinjani, Museum NTB, Pura Meru dan Kampung Sade. Kami mohon dengan hormat Bapak Gubernur menyiapkan kedatangan putri tersebut, termasuk keamanan”, ungkap Dubes Thailand untuk Indonesia saat berbincang dengan Gubernur NTB.

Terkait itu, Gubernur NTB mengungkapkan kesanggupan pemerintah daerah dalam menyambut kedatangan Putri Thailand tersebut, bahkan Gubernur NTB dan istri bersedia menjemput langsung kedatangan putrid tersebut di Bandara Internasional Lombok.

“Saya akan meminta Sekretaris Daerah untuk mempersiapkan hal tersebut”, jelas orang Nomor Satu di NTB tersebut.

Selain itu, Gubernur NTB dan istri meminta Duta Besar Thailand untuk mengagendakan kunjungan Putri Thailand ke beberapa tempat selain yang sudah terjadwal, seperti tiga Gili yang ada di Lombok. Selain tempat wisata, Gubernur meminta untuk menikmati berbagai kuliner khas NTB, salah satunya Ayam Taliwang.

Acara kemudian dialnjutkan dengan jamuan sarapan pagi.

Koran Buruh, NTB. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Sinergi Pusat dan daerah melalui Singkronisasi data dan program Penanganan Kemiskinan di Nusa Tenggara Barat yang dihadiri sejumlah pimpinan SKPD dan Bappeda Kabupaten/kota di Hotel Jayakarta, Kamis (18/02/2016).

Mengawali sambutannya, Wagub menjelaskan bahwa hingga saat ini angka kemiskinan di NTB mengalami penurunan yang berarti, dimana diketahui bahwa jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Barat pada bulan September 2015 mencapai 802.287 orang (16,54%), berkurang 21.600 orang (0,56%) dibandingkan pada bulan maret 2015. Progres penurunan kemiskinan ini berada diurutan ke 8 (delapan ) dibanding dengan provinsi lainnya.

‘’Capaian ini tentunya tidak lepas dari peran pemerintah kabupaten kota se-NTB. untuk itu, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah dan semua stakeholder terkait yang sampai saat ini telah fokus dalam mengawal program kegiatan penanggulangan kemiskinan di Nusa Tenggara Barat”, ujarnya.

Ia berharap dengan adanya Rapat Koordinasi Sinergi Program Penanggulangan Kemiskinan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTB ini, pemerintah kabupaten/kota senantiasa berupaya untuk menyempurnakan mekanisme pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di NTB.

Selain meminta Bapak Deputi untuk sering-sering berkunjung ke NTB dalam rapat ini wagub juga berharap para peserta tak hanya membahas singkronisasi data dan program penanganan kemiskinan saja namun perlu juga membahas tentang singkronisasi regulasi secara nasional karena seringkali regulasi pusat kementerian terkadang berbenturan dengan kebijakan daerah agar untuk masa masa yang akan datang khususnya bagi pemerintah daerah tidak kesulitan mengeluarkan Pergub.

‘’Menteri sendiri kadang-kadang mengeluarkan kebijakan tak produktif bahkan kadang kadang kontroversial’’ jelas Wagub.

Sementara itu Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Dr.dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS menjelaskan perlunya peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia agar menjadi tenaga professional sehingaa memiliki nilai lebih dan mendapatkan penghasilan yang layak ketika bekerja di luar negeri khususnya bagi NTB yang selama ini masih tergolong salah satu Daerah pengirim TKW dalam jumlah besar.

Mari kita tingkatkan kualitasnya supaya lebih bermutu dan profisional, supaya TKW kita jangan lagi hanya menjadi pembantu rumah tangga saja, karena Negara-negara seperti, Malaysia, Arab ataupun negara maju lainya sekarang mereka membutuhkan para pekerja yang terampi punya kemampuan lebih dan sudah bersertifikat’’ jelasnya. (han-ed)

Suara Pembaca-Koran Buruh.

Kepada Yth Masyarakat Nusantara Indonesia(MANIA) bersama ini dipermaklumkan bahwapembekalan unsur2 unggulan budaya Nusantara dapat juga terberdayakan melalui kebersamaan rayakan Tahun Baru Nusantara 1 Srawana / 12 Juli 2016 secara nasional, khususnya pada rentang waktu misalnya h-3 sampai dengan h+3 di Indonesia.

Disadari bahwa pemasangan spanduk dan poster serta permakluman melalui media2 adalah berdampak rekayasa sosial terbaik.

Adapun kawasan Nusantara ini sudah berabad kenali siklus tahun matahari yaknibulan2 Srawana (12Jul-12Aug), Badra (13Aug-10Sep), Asuji (11Sep-11Okt), Kartika(12Okt-10Nop), Posa (11Nop-12Des), Margasirah (13Des-10Jan), Maga(11Jan-11Peb), Palguna (12Peb-11Mar), Caitra (12Mar-11Apr), Waisaka(12Apr-11Mei), Jesta (12Mei-12Jun), Asada (13Jun-11Jul).

Sehingga dapat diharapkan segenap komponen bangsa Indonesia dapat tergerak berdayakan lingkungan sosial ekonomi masing2 guna turut rayakan Tahun Baru Nusantara 1 Srawana secara nasional bertepatan Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2016 yang akan datang.
Jakarta, 17 Pebruari 2016

Hormat kami,

Pandji R Hadinoto, Ketua DHD45 Jakarta
GeraKNusa Gerakan Kebudayaan Nusantara
Editor www.jakarta45.wordpress.com

Koran Buruh, NTB. Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi meminta seluruh jajaran pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se-NTB terus meningkatkan peran dan kiprahnya agara TP PKK di NTB bisa menjadi TP PKK terbaik di Indonesia. Oleh karena itu, program-program kegiatan TP PKK harus lebih inovatif dan kontekstual.

“Dan program yang harus kita laksanakan adalah betul-betul yang langsung menyentuh masyarakat”, Ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi saat Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua TP PKK 7 Kabupaten/Kota se-NTB Masa Bhakti 2016-2021, di Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (17/02/2016)

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur NTB, Dr.TGH. M. Zainul Majdi dan Bupati/Walikota di yang baru dilantik. Selain itu, turut hadir seluruh pengurus TP PKK Provinsi, Kota dan Kabupten serta unsur SKPD terkait.

Kegiatan tersebut dimaksudkan melantik Ketua dan Pengurus TP PKK di 7 Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa Besar, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

Saat itu, Hj. Erica menyampaikan pengalaman pengurus TP PKK NTB ketika melaksanak Roadshow ke beberapa daerah beberapa waktu lalu, terdapat beberapa keluhan yang dsampaikan Ibu Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten/Kota.

“Banyak yang menyampaikan ke saya bahwa mereka belum terbiasa dan berpengalaman dengan kagiatan yang dilaksanakan oleh TP. PKK. Meski demikian, semua tergat telah ditetapkan selama ini telah dilaksanakan dengan baik. Oleh karena itu, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kontrbusinya,” jelas Istri Gubernur NTB tersebut. 

Hj. Erica Zainul Majdi juga menyampaikan selama 2 tahun menajdi ketua TP. PKK Provinsi NTB, target dan program prioritas selalu bergeser dan selalu mengalami perubahan sesuai dengan permasalahan yang berkembang saat ini.

“Pertama kita mencanangkan program Pendwasaan Usia Pernikahan (PUP), yang ditengarai sebagai sumber berbagai persoalan di NTB. Belum tuntas program itu, ada instruksi Ibu Negara untuk melaksanakan kegiatan menanggulangi penyakit kangker serviks. kemudian beralih ke permasalahan anak, perjuangan keumatan. Yang terakhir ini adalah penaggulangan masalah LGBT. Banyak sekali kegiatan yang harus menajdi tanggungjawab pengurus PKK,” jelas Hj. Erica Zainul Majdi. Selain itu, Ketua TP PKK NTB tersebut menyinggung soal isu Gizi Buruk yang dimuat media beberapa hari terakhir ini, seperti yang dialami seorang anak bernama Erika.

“Mendengar isu itu, saya langsung meninjau anak-anak di rumah sakit. Ternyata, apa yang dialami Erika itu tidak seperti yang diberitakan. Bukan karena gizi buruk, tetapi pada saat lahir, Erika ini sudah mengalami kelainan. Mulai dari belum genapnya usia melahirkan, kemudian berat badan yang tidak sampai satu kg. Saat diperiksa terjadi beberapa kelainan organ dalam tubuh. Meskipun sudah ditangani namun tidak mengalami perubahan,” jelasnya.

Selanjutnya, Hj. Erica barharapan kepada seluruh pengurus agar sungguh-sugguh dan penuh rasa rasa syukur melaksanakan tugas dan tanggungjawab. Hal ini untuk menunjukkan rasa cinta terhadap NTB

Page 5 of 6