Sunday, 19 November 2017 | Login
Web Admin

Web Admin

Sunday, 21 February 2016 00:00

Lagu Aksi Buruh Tani

Lagu Aksi Buruh Tani

Sunday, 21 February 2016 00:00

Prabowo Pada Mayday 2014

Sunday, 21 February 2016 00:00

Demo Buruh DKI 1 Nov 13

Demo Buruh DKI 1 Nov 13

Detik-detik Terakhir Demo Buruh DKI 1 Nov 2013

Saturday, 20 February 2016 00:00

LP2STM Peringati HUT ke-1 dan Launching Website

Koran Buruh. Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sekawan Teknokrat Mandiri (LP2STM)-Aceh memperingati HUT ke-1 tahun yang diadakan di lantai dua warung kopi Cut Dewi Jl.Gagak Hitam- Ring Road, Medan (13/10).

Dalam sambutannya Ketua Pendiri LP2STM-Aceh, Zikrul Khalid mengatakan bahwa LP2STM-Aceh merupakan sebuah lembaga riset swasta yang bergerak untuk menghasilkan penelitian dan pengembangan serta pengelolaan hasil riset inovasi sekaligus sebagai layanan pusat informasi ilmiah, teknologi tepat guna, maupun advokasi riset secara akademisi dan ilmiah keilmuwan.

“Harapannya lembaga ini berstandarkan Internasional dengan tetap memperhatikan nilai-nilai lokal dalam mengembangkan IPTEK, Pendidikan dan Seni untuk meningkatkan kualitas hidup dan peradaban,” ujarnya.

Acara ditutup dengan launching website resmi lembaga dengan domain www.lp2stm.or.id. Website nantinya akan digunakan sebagai media publikasi Scientific Information Center and Advocacy Research bagi lembaga riset LP2STM dan juga masyarakat Aceh. Tujuannya, untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan pengembangan maupun pengelolaan riset dari akademisi dan peneliti ke masyarakat secara tepat guna dan aplikatif.

“Kita berharap akademisi dan peneliti mau proaktif mengirimkan hasil penelitian atau penemuannya untuk kita publikasikan,” pungkas Zikrul.(Hizbul)

Koran Buruh, Jakarta. 4 November 2015 – Hari ini, PT Globalindo Dua Satu Express (21Express), perusahaan jasa pengiriman barang yang selama hampir 25 tahun setia melayani Indonesia, meluncurkan mobile application dengan layanan pick up order dan real time status pengiriman langsung dari ponsel untuk pengiriman barang bagi para pelanggan di seluruh wilayah nusantara. 21 Express merupakan perusahaan jasa pengiriman express pertama di Indonesia yang meluncurkan mobile apps untuk pengiriman barang ke seluruh wilayah nusantara.

Mobile application yang bernama 21Express ini memungkinkan kontak langsung antara pelanggan, perusahaan, dan kurir yang mengantar dimana baik pelanggan perusahaan maupun pelanggan perorangan dapat dengan mudah melakukan permintaan pengambilan barang melalui layanan yang tersedia di aplikasi ini. Dengan mobile apps ini, kurir 21Express yang dilengkapi dengan smartphone android dapat segera meng-update status pengiriman saat barang atau dokumen tiba di tujuan secara real time.

“Semakin tingginya permintaan jasa pengiriman mendorong kami untuk melakukan perubahan dalam layanan jasa distribusi agar dapat selalu memenuhi kebutuhan para pelanggan di Indonesia. Peluncuran mobile apps 21Express merupakan komitmen kami untuk memberikan solusi seiring meningkatnya permintaan akan layanan pengiriman barang yang mudah, cepat, dan efisien ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Ibu Tjia Anastasia (Ibu Vivi), pendiri dan CEO 21Express

Terobosan yang dilakukan 21Express dengan melayani para pelanggan melalui mobile application 21Express ini didasari oleh semakin tingginya tingkat adopsi penggunaan smartphone di kalangan masyarakat Indonesia untuk berbagai macam keperluan, termasuk terkait pengiriman barang dan dokumen.

Fany Wyadi, Managing Director 21Express mengatakan “Kami melihat bahwa penetrasi smartphone di Indonesia semakin luas dan menjadi kebutuhan utama, bukan hanya di kota besar, tapi hingga ke pelosok daerah. Menurut eMarketer, saat ini sudah ada 55 juta pengguna smartphone di Indonesia, yang diperkirakan akan mencapai 92 juta pengguna di tahun 2019. Masyarakat pun sudah mulai semakin terbiasa dengan penggunaan aplikasi dalam smartphone. Hal inilah yang meyakinkan kami bahwa sudah saatnya kami memperkenalkan layanan berbentuk mobile application untuk memberikan kemudahan bertransaksi kepada para pelanggan kami yang berada di seluruh Indonesia.”

Layanan mobile application 21Express ini akan menjangkau seluruh pelanggan di pelosok Indonesia, baik di kota besar maupun di kota-kota kecil dan melayani pelanggan perorangan, ritel maupun korporasi.

“Dengan fasilitas ini, pelanggan B2B dan B2C kami akan lebih hemat waktu dan tenaga sehingga seluruh proses pengiriman dokumen dan barang akan lebih efektif dan efisien,” lanjut Fany.

Mobile application 21Express telah terpadu dengan sistem back office 21Express dan mulai saat ini para kurir 21Express dibekali dengan smartphone android yang memadai, sehingga memudahkan dan memberi kepastian kepada para pelanggan dalam melakukan transaksi maupun melacak pengiriman barang hingga sampai di tujuan.

Fitur lainnya yang ditawarkan pada mobile application ini adalah kemampuan untuk memperkirakan harga pengiriman barang dan dokumen sehingga memberikan para pelanggan kepastian sebelum melakukan transaksi.

Fitur-fitur ini akan sangat memudahkan para konsumen e-commerce dalam melakukan order dan check status pengiriman barang yang telah dipesan.

Mobile application 21Express ini merupakan kelanjutan dari inovasi perusahaan untuk mendukung tren belanja online dimana 21Express juga menggandeng Indonesia e-Commerce Association (IDeA) dan menggalang kerjasama dengan beberapa online shop/e-commerce marketplace yang ada di Indonesia.

Bagi para pelanggan setia 21Express, mobile application tersebut juga dilengkapi dengan Loyalty Program, dimana untuk setiap transaksi pada mobile application akan diberikan point reward yang dapat ditukar beberapa hadiah yang menarik.

Para pelanggan 21Express yang menggunakan smartphone berbasis Android atau iOS sudah dapat mengunduh mobile application 21Express di Google PlayStore atau Apple iTunes Store dan dapat segera menggunakan layanan antar jemput barang ke seluruh wilayah Indonesia dengan kecepatan dan keamanan yang terjamin dengan efektif dan efisien.

Saturday, 20 February 2016 00:00

Rittal Bekerja Sama Dengan PT Wifa Canata Utama

Koran Buruh, Jakarta, 12 November 2015. Rittal Indonesia sebagai cabang dari Rittal GmbH Co. KG dari Jerman hari ini secara resmi mendukung PT. Wifa Canata Utama dalam membuka fasilitas service workshop yang berlokasi di Bekasi. Langkah ini dilakukan dalam rangka membawa layanan purna jual ke tingkat yang lebih tinggi bagi konsumen Rittal di Indonesia, khususnya dalam area pendinginan Rittal chiller systems.

Untuk lebih mendorong upaya inovasi, kolaboratif dan memenuhi kebutuhan para pelanggannya, Rittal terus berupaya untuk memperkokoh jaringan purna jual untuk seluruh lini produk dan menyempurnakan akses ke sumber daya Rittal. Melalui kerjasama ini, diharapkan para pelanggan Rittal akan semakin mudah mendapatkan layanan purna jual dan sekaligus memperkuat lini belakang Rittal dalam menangani bisnis pendingin yang lebih kompleks dalam skala menengah dan besar.

“Seiring dengan perkembangan bisnis dan potensi pemasaran produk pendingin berbasis chiller, layanan purna jual yang berkualitas merupakan aspek penting bagi kami. Kehadiran PT. Wifa Canata Utama memberikan nilai tambah pada layanan perbaikan, bongkar pasang, pembersihan, uji coba unit, investigasi kerusakan, serta rekomendasi perbaikan, yang disertai dengan dengan dukungan teknisi yang telah kami uji kemampuannya di lapangan. Kerjasama ini selain terus menghidupi slogan global “faster – better – everywhere” juga menjawab tantangan industri dimana kebutuhan pendinginan di tanah air saat ini meningkat ke jenjang yang lebih kompleks,” ujar Teguh Permana, Technical Advisor, Rittal Indonesia.

PT. Wifa Canata Utama telah hadir sejak tahun 1994 di Indonesia dan terus berkomitmen untuk berekspansi dalam bidang layanan jasa, salah satunya dengan membuka layanan baru untuk mendukung kegiatan perbaikan produk pendingin Rittal. Fasilitas service worskhop ini dilengkapi perangkat kerja yang lengkap serta ketersediaan suku cadang yang secara bertahap akan ditingkatkan demi mempersingkat total waktu perbaikan yang dibutuhkan. Dilengkapi dengan workshop yang modern serta berbagai piranti deteksi kerusakan dan perbaikan terbaru akan semakin mempercepat proses perbaikan unit pendingin milik pelanggan Rittal.

Dalam kesempatan ini, Wahyu Yudha, Direktur, PT. Wifa Canata Utama menyampaikan, “Kerjasama dengan Rittal merupakan langkah penting dalam ekspansi bisnis jasa kami ke depan. Kami percaya bahwa Rittal adalah merek yang kuat serta telah tebukti digunakan oleh banyak manufaktur besar di tanah air. Dukungan kami kepada Rittal, diharapkan dapat mengakselerasi penetrasi Rittal di sistem pendingin kompleks, serta membantu pelanggan Rittal untuk berinovasi sekaligus mencapai efisiensi dalam bisnis.”

Selain layanan pemeriksaan, perbaikan dan perawatan unit, kehadiran PT. Wifa Canata Utama juga bertujuan meningkatkan stok suku cadang consumables dan backup unit (golden unit) dalam kaitannya dengan standard level agreement pelanggan Rittal.

Ditambahkan oleh Kharisma Nankani, Channel Sales & Marketing Executive, Rittal Indonesia bahwa Rittal secara terus menerus akan menghadirkan mitra-mitra purna jual baru yang memberikan nilai tambah, khususnya untuk melakukan ekspansi ke luar daerah Jakarta.(Janri)

Bengkulu – Koran Buruh. Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu yang digelar beberapa waktu lalu dipimpin oleh Wakil Ketua I H. Edison Simbolon, S.Sos, M.Si dan Wakil Ketua II Suharto, SE, MBA, Wakil Ketua III Kurnia Utama, S.Sos, M.Si, turut hadir Plt. Sekretaris Provinsi Drs. H. Sumardi, MM, FKPD Provinsi, Karo/Kaban dan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sidang Paripurna dengan Agenda Khusus tentang Pembahasan Laporan Reses dan Pendapat Akhir dari Fraksi-fraksi yang ada di DPRD Provinsi atas Penghapusan Aset dan Pemberian Hibah Tanah serta Bangunan untuk Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bengkulu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu dan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) RI Perwakilan Bengkulu.

Masing-masing fraksi yakni Fraksi PDIP, Demokrat, Gerindra, PAN, Nasdem, Fraksi Kebangkitan Nurani, Fraksi Keadilan dan Pembangunan dalam Laporan Resesnya menghasilkan 12 Rekomendasi Dewan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu yaitu terkait perbaikan infrastruktur jalan, bantuan ekonomi rakyat, sarana pendidikan, pembersihan belukar sisi jalan, bantuan pertanian, sarana kesehatan dan tenaga medis, pengalihan jamkesos ke BPJS, insentif guru ngaji, air bersih dan TPA, listrik masuk desa, pembenahan pengurusan akta kelahiran, pembuatan KTP, pembuatan sertifikat prona dan penghapusan KKN pada seleksi CPNS.

Usai mendengarkan Laporan Reses, dilanjutkan dengan mendengarkan pendapat akhir dari masing-masing fraksi terkait Penghapusan Aset dan Pemberian Hibah Tanah dan Bangunan untuk Kantor PMI, BNN, dan DPD RI Perwakilan Bengkulu. Dimana masing-masing fraksi menyatakan persetujuannya terhadap hibah untuk ketiga instansi tersebut. Diiringi pengesahan dan penandatangan penghapusan aset, hibah lahan dan ketiga kantor instansi tersebut. (Reporter: Doni. S/ Martanus/ Yok. S - Editor: Belra)

Koran Buruh, Bengkulu. Mencalonkan diri sebagai kepala daerah baik di tingkat kabupaten maupun provinsi Bengkulu, enam anggota DPRD Provinsi Bengkulu bakal mengundurkan diri sebagai anggota Dewan.

Berikut nama 6 anggota dewan yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah :

1.Fitriani, Gustianto dan Solehan dari dari Partai Golkar

2.Yurman Hamedi dari PAN

3.Firdaus Djailani dari Partai Demokrat

Sementara berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), anggota legislatif yang mencalonkan diri dipastikan harus mundur dari jabatannya, seperti yang tercantum pada dalam judisial review Undang-undang No.8 Tahun 2015 tentang perubahan atas Undang-undang No.1 Tahun 2015 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-undang Pilkada. Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Bengkulu Hendra Purnama,SE mengatakan bahwa hingga saat ini belum adanya Anggota Legislatif yang menyerahkan Surat Pengunduran diri. (prw)

Koran Buruh ,Bengkulu. DPRD Provinsi Bengkulu mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu atas kejelasan bangunan Mes Pemda yang berada di kawasan Objek wisata Tapak Paderi, dikarenakan Mes Pemda yang dibangun dengan dana ratusan miliar dari APBD Provinsi tersebut sudah lama selesai. Tetapi belum dimanfaatkan sehingga terkesan mubazir, Padahal semua fasilitas kebutuhan Mes Pemda sudah dilengkapi bahkan beberapa waktu lalu pasca hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2014 sempat digunakan. Namun setelah selesai acara tersebut tidak ada lagi kegiatan di Mes Pemda
Terkait dengan masalah tersebut DPRD Parovinsi Bengkulu membentuk Panitia Khusus (Pansus)bila mana masalah tersebut tidak bisa diselesaikan secepatnya hingga akhir Desember 2015 ini nantinya.
DPRD Provinsi Bengkulu juga meminta Biro Ekonomi Pemprov Bengkulu untuk segera merealisasikan pelelangan pengelolaan Mes Pemda sebelum Desember Mendatang, Jika tidak terealisasikan. Maka DPRD Provinsi Bengkulu akan membentuk Pansus tersendiri guna untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Karena dari pada itu DPRD Provinsi Bengkulu sangat berharap agar Pemprov Bengkulu agar segera merealisasikan pemanfaatan Mes Pemda dalam waktu yang dekat ini, Sehingga dapat memberikan kontribusi bagi PAD Provinsi Bengkulu kedepannya.

Penulis : Doni S

Page 1 of 4