Koran Buruh

Koran Buruh

KBR Tangerang| Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengajak ribuan jemaat Katolik untuk mendoakan Sidang PHPU di MK berjalan aman hingga akhir.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pentasbihan atau pelantikan 3 Romo baru di Gereja Santa Odilia, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Tangerang, Jumat (21/6/19) malam.

Menurut Sabilul, perhelatan pesta demokrasi pasti melahirkan polarisasi. Dikatakannya, bila tidak dewasa, bisa saja polarisasi makin tajam dan berpotensi menimbulkan perpecahan.

"Maka kita berdoa selain agar aman, juga agar persatuan bangsa Indonesia tetap terjaga," ujarnya. Sabilul menambahkan, bangsa Indonesia ditakdirkan berbeda-beda.

Namun hal itu, kata dia, bukan alasan untuk tidak membangun kerukunan. Karena pada hakikatnya, lanjut dia, sebaik-baiknya manusia bermanfaat bagi sesama.

"Perbedaan adalah keniscayaan dan Pancasila yang mempersatukan," tukasnya. Di tempat yang sama, Uskup Agung Jakarta Romo Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo mendukung apa yang disampaikan Sabilul mengenai Pancasila.

Menurutnya, bangsa Indonesia bisa disegani negara lain karena memiliki ideologi Pancasila.

"Jadi betul apa yang disampaikan Pak Sabilul, kita harus terus bersama membumikan Pancasila," ujarnya. Selain  Sabilul dan Uskup Agung, pada acara itu juga turut hadir Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Inf. Parada Tampubolon, Ketua FKUB Kabupaten Tangerang KH. Maski, Ketua Suka-Duka Hindu Banjaran Tigaraksa I Nyoman Swaste, dan beberapa pimpinan ponpes di Kabupaten Tangerang. (Jg)

KBR  Bandung | Bazar Buku Terbesar di Dunia persembahan PT. Jaya Ritel Indonesia hadir di Bandung untuk pertamakalinya dari tanggal 28 Juni – 8 Juli 2019 di Mason Pine Kota Baru Parahyangan, jutaan buku akan digelar selama 24 jam non-stop dengan penawaran diskon mulai dari 60%-80% untuk semua buku internasional.

Setelah sukses diadakan di Jakarta pada bulan Maret, serta berkat tingginya permintaan dan antusias masyarakat pada tahun 2019 ini, Bazar Buku Big Bad Wolf akan diadakan di tujuh kota besar di Indonesia mewakili Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. PT. Jaya Ritel Indonesia hadir di Bandung untuk memberikan bahan bacaan yang baik dan bermutu bagi masyarakat Bandung dan sekitar.

Kesadaran mengenai pentingnya mengenalkan budaya membaca kepada masyarakat menjadi semangat Big Bad Wolf untuk terus menggalakkan bazar ini. Bazar Buku Big Bad Wolf diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk menyebarluaskan wawasan ilmu pengetahuan dan mendorong literasi.

Dengan hadirnya Bazar Buku Big Bad Wolf di setiap kota yang akan didatangkan, diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat di Indonesia. Berbagai macam buku turut di datangkan mulai dari buku anak-anak, referensi, hobi, desain grafis hingga deretan novel karangan penulis terbaik didunia.

Berdasarkan survei dari Central Connecticut State University mengenai Most Literate Nations in the World, Indonesia menempati peringkat ke-60 dari total 61 negara, posisi itu persis di bawah Thailand dan di atas Botswana. 

UNESCO juga pernah mengungkapkan bahwa persentase minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 persen, artinya dari 10.000 orang Indonesia, hanya satu orang yang senang membaca.

Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi, mengatakan kalau dilihat dari data memang minat baca di Indonesia masih sangat rendah. Salah satu penyebab rendahnya minat baca anak adalah keterbatasan akses pada buku bacaan serta kurangnya variatif buku yang membuat anak tertarik untuk membaca. Minat membaca yang tinggi pun menjadi tidak berarti tanpa adanya tempat dan bacaan yang menarik.

Untuk itu kami merasa tergerak dan terus mengupayakan agar masyarakat Indonesia mendapatkan peluang untuk memperoleh buku bacaan yang berkualitas, dengan adanya Bazar Buku Big Bad Wolf kami mengajak seluruh masyarakat untuk mencerdaskan bangsa melalui membaca karena buku adalah jendela dunia, ujar Uli Silalahi yang kini dikenal dengan ibu buku.

Dengan adanya teknologi Augmented Reality anak-anak dapat berinteraksi dengan karakter di dalam buku, hal ini baik untuk mengembangkan imajinasi pada anak-anak. Terdapat 13 judul Buku Ajaib, 11 buku tersebut berbahasa Inggris dan dua diantaranya berbahasa Indonesia.

Bazar Buku Big Bad Wolf bersama dengan FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Abri dan TNI Polri), Alusi Tao Toba, telah berhasil menyebarkan buku ke pelosok Indonesia, seperti ke paud-paud, masyarakat sekitar Danau Toba, dan pulau-pulau kecil di Sulawesi. Bazar Buku Big Bad Wolf berkomitmen untuk bisa selalu memberikan dampak langsung kepada masyarakat, melalui kegiatan donasi buku ini diharapkan buku-buku yang didonasikan dapat menambah ilmu pengetahuan serta wawasan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan.(Vr)

KBR Kota Tangerang  | Dalam Rangka Dirgahayu Bhayangkara HUT Ke-73 Polsek Batuceper Adakan Bhakti Sosial, Acara Bhakti Kesehatan dan Santunan anak Yatim Plus Bagi Sembako Tangerang Kota - Dalam rangka memperingati Dirgahayu Bhayangkara yang Ke 73. Polsek Batu Ceper Metro Tangerang Kota melaksanakan Bhakti sosial Berupa pelayanan kesehatan gratis,santunan anak yatim dan membagi sembako,yang beberapa kegiatan akan dilaksanakan beberapa hari kedepan nya. kepada masyarakat.

Acara HUT Bhayangkara ke-73 di laksanakan di Mapolsek Batu ceper Metro Tangerang Kota (20/06/2019) yang dihadiri masyarakat untuk ikut peserta layanan kesehatan kurang lebih 100 warga batu ceper dan beberapa warga batusari dan kelurahan lainnya.

“Dengan Semangat Promoter, Pengabdian Polri Untuk Masyarakat Bangsa Dan Negara” Kompol Iwan Irawan SH,MH, menuturkan, ” dalam ulang tahun Polri yang ke 73 ini kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia khususnya wilayah hukum Polsek Batu ceper, yang ikut membantu tugas tugas kami, walaupun kami dari Polsek sendiri merasa banyak kekurangan kekurangan dan hal hal laindalam melayani masyarakat, Insya Allah,Saya Kapolsek Batu ceper, beserta jajaran “kami bertekad kedepan nya akan memberikan pelayanan terbaik, “apapun dan bagaimana pun itu adalah tanggung jawab kami.

Di usia Polri yang ke 73 ini kami bertekad akan meningkatkan pelayanan kami untuk masyarakat dan menjaga Kamtibmas di tengah tengah masyarakat, khususnya di wilayah hukum kami saat ini..Terang Kompol Irawan.

Antusias terlihat dari masyarakat saat ikut pemeriksaan gratis, “Marzuki warga batusari menyampaikan, terima kasih kepada Polri dengan mengadakan bhakti sosial ini, saya sebagai masyarakat sangat senang sekali dapat memeriksa kesehatan gratis di mapolsek ini, sucses selalu dan makin jaya Polri, ungkap nya.. saat di wawancara awak media.

Selanjutnya acara di lanjutkan pelayanan kesehatan oleh Urusan kesehatan Polres Metro Kota Tangerang(URKES)oleh (Iptu,Dewi srifera) bersama team medis pelaksana yang dipimpin oleh Iptu Dewi Sri Vera (Kaur Kes Polrs Metro Tangerang Kota berikut Dr.santi, Aiptu Tofik, Briptu.Ridho, Bripda Dwi, Pengtu, Eko.S. Pengtu,Sukardi. Dan team medis dari puskesmas Batu Ceper.

Harapan tim madis adalah kegiatan bakti kesehatan ini dapat terlaksana dengan tujuan dan harapan untuk menjalin kedekatan dengan warga masyarakat, kemudian masyarkat dapat merasakan manfaat di adakanya bakti kesehatan ini’’.(Jelas Dewi Sri Vera).

Adapun acara tersebut tidak terlepas dari Ibu Bhayangkari dari Ranting Polsek Batu Ceper Metro Kota Tangerang, dengan ketua pengurus Ibu Mista Iwan, terlihat kesibukan Ibu-Ibu Bhayangkari tersebut saat membantu pelayanan kesehatan sampai selesai di laksanakan.(hms)

KBR, Jakarta | DPP FSP KEP bekerja sama dengan IndustriALL/SASK dan afiliasi IndustriALL Indonesia mengadakan pelatihan bersama di IBIS Hotel Tamarin, Jl. Wahid Hasyim Jakarta Pusat. 18-19 Juni 2019

Program Pengorganisasian Pelatihan Bersama ini bertujuan untuk mengidentifikasi Penyelenggara yang kuat untuk melatih dan membimbing mereka untuk mengembangkan keterampilan Pengorganisasian Strategis.

Sekretaris Jenderal DPPP FSPKEP Zae Agung mengatakan bahwa dalam pelatihan tersebut ada beberapa pembahasan terkait dengan pengembangan rencana kampanye untuk terlibat dengan pelatihan bersama, dalam pendampingan jangka panjang dengan tujuan teguh mengorganisir anggota baru di tempat kerja, untuk kesepakatan kolektif yang lebih sukses, dan pada akhirnya untuk mendorong perubahan sosial dan Membangun Kekuatan Pekerja.

Tujuan dari penyelenggaraan pelatihan bersama adalah: Pemahaman tentang penargetan strategis, Keterampilan pengorganisasian praktis untuk meningkatkan kepadatan serikat dan membangun kekuatan di tempat kerja target, perusahaan, industri, atau sektor,

Kapasitas untuk mengembangkan rencana kampanye yang komprehensif untuk meningkatkan kepadatan serikat pekerja dan berkontribusi pada kekuatan pekerja dan Kesempatan untuk bertukar pengalaman pengorganisasian dengan pelatih dan peserta lainnya.

Zae Agung juga menjelaskan bahwa Program pelatihan ini bertujuan untuk pengembangan serikat pekeraja di Sektor Tambang terutama perusahan yang belum terbentuk serikat pekerjanya,

"DPP FSP KEP sudah melakukan pemetaan daerah-daerah yang menjadi target antara lain di daerah Kalimantan dan Sumatera menjadi proraritas utama.

Dalam pelatihan ini juga mengantisipasi permasalahan permasalahan yang akan timbul di daerah yang akan di bentuk serikat pekerjanya.[Zae]

KBR, Tota Mapiha | Ketua Panitia Misa Perdana Pastor Hubertus Magai. Pr Bapak Anakletus Petege sangat bahagia bisa keluar salah satu imam baru dari Wilayah Tota Mapiha

Dia mengesal juga bahwa mengapa Pastor Theo Magai. Pr orang pertama menjadi pastor dari Wilayah Tota Mapiha sudah cukup lama kita tidak keluar satu imam

"Dari situ lahir satu imam baru lagi yakni Pastor Marthen Kuayo sekarang wakil Uskup Keuskupan Timika baru lahir lagi pastor mudah Magai ini katanya. Supaya perkembangan pendidikan di wilayah kita ini perlu pantau karena ini demi wilayah kita ke depan

Lanjut ketua panitia kalau mau menjadi seorang imam itu kembali kepada keputusan pribadinya mereka.

Untuk persiapan kami panitia sudah cukup lama kami siapkan dan kami juga banyak hal kekurangan yang kami alami seperti Pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai belum membantu

Semua yang kami siapkan ini partisipasi dari umat disisi dan pegawai pegawai disini maka semua ini Allah yang akan memberikan imbalannya.

Pada puncak kegiatan ini kami siapkan babi Lima puluh ekor sapi tiga ekor, ayam kampung tiga puluh ekor untuk Bakaran persembahan meminta pastor baru lagi dari wilayah kita ini.

Pastor Hubertus Magai. Pr menyatakan bahwa saya banyak berterimakasih kepada panitia yang mana telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, uang dari semua terutama dari Paroki Bomomani, pada umumnya Siriwo, Mapiha dan Pisaise.

Dan ucapan terimakasih yang sama juga kepada semua arwa leluhur dari Siriwo, Mapiha dan Pisaise mereka ini dengan cara mereka dalam hidup dan kuliah saya akhir saya bisa keluar menjadi seorang imam baru dari Mapiha ini.

Pesan saya semoga anak-anak mudah dari Mapiha saat ini mereka sedang kuliah di ( STFT) maka pasti mereka bisa menjadi pastor itulah harapan saya katanya

Penulis: Musa Boma

KBR, Tota Mapiha | Dalam rangka Misa perdana Pastor Hubertus Magai. Pr di Paroki Bomomani Maria Menerima Kabar Gembira pada Minggu 16/05/2019

Dalam kesempatan misa perdana itu ikut Hadir Bapak Bupati Kabupaten Deiyai Ateng Edowai bersama rombongannya, kehadiran Bupati Deiyai ini beri apresiasi sangat mendalam oleh Umat Tota Mapiha.

Rakyat menilai bahwa kegiatan misa perdana ini dalam wilayah hukum kerja oleh Bupati Kabupaten Dogiyai namun tak hadir dalam misa itu, mereka sangat kecewa atas ketidak hadiranya di acaratersebut, padahal mereka sudah memberikan Suaranya.

Bupati Deiyai menyatakan bahwa kita sebagai semua rakyat kita punya, kita tidak bisa membeda-bedakan baik agama, Budaya, latarbelakang nya semua.

Lanjut Bupati Bahwa Pastor Hubertus Magai adalah putra terbaik dari wilayah Mapiha dan Ogeiye sehingga dia merasa peduli maka saya membantu modal awal untuk melanjutkan misi Allah Dengan Rp 50.000,000 katanya

Wilayah MEUWODIDE moyang kami telah dipatok dua batu pilar dari Makataka sampai Kegata tidak bisa pisahkan hanya karena ada Pemekaran kabupaten, ada Pemekaran Distrik, pemekaran Klasis tak perlu pilah-pilakan bersatu untuk membangun dalam rangka mewujudkan misi Allah melalui pelayanan oleh Pastor Hubertus Magai katanya

Penulis :Musa Boma

KBR, Tota Mapiha | Pastor Hubertus Magai .Pr diberikan nama adat Bago Eka Awee Kohaby Magai yang artinya Awe “terang” dan Koha “damai” dalam bahasa daerah Tota Mapia, Nama ini diberikan oleh salah satu tokoh Gereja, Amandus Iyai dari Gereja Maria Menerima Kabar gembira Bomomani (GMMKG). Setelah memberi nama adat masyarakat dan umat Katolik Tota Mapiha memberikan tepuk tangan dengan meriah di dalam Gereja dengan rasa Bahagia, Minggu  (16/ 06/2019).

Dalam Pembukaan Ibadah Misa Perdana Pastor Hubertus Magai Pr tersebut mengangkat sebuah Tema yakni ” kita perlu mengikuti tiga Tri tunggal yakni Allah Bapak, Allah Putra dan Allah Roh Kudus sebagai pemilik misi Keselamatan manusia” Bacaan pertama di ambil dari amsal 8 ayat 22-31 dalam Alkitab mengajak kepada kita umat manusia harus bijaksana. Salomo memuji dan membesarkan akan nama Allah sebagai pencipta langit dan Bumi.

Kemudian, Bacaan kedua ambil dari Roma 5.1. sampai pada 5 Rasul Paulus mengingatkan kepada kita bahwa setiap manusia harus hidup kita serahkan kepada Allah sebagai pencipta manusia serta segala isinya. lanjutnya bahwa misi keselamatan Allah itu tidak dari kita manusia.

Bacaan Injil Yohanes Bab 16.12 sampai pada 15 dalam kothobanya Pastor Hubertus Magai.Pr menyatakan bahwa hari ini harinya Tri Tunggal Maha Kudus yakni Allah Bapak, Allah Yesus dan Roh Kudus untuk melanjutkan misi keselamatan Allah kepada manusia.

Dalam Kotbahnya, dikutip media ini, bahwa Apakah kita mengakui kepada Allah yang menciptakan kita, apakah kita pernah menghormati kepada ketiga Tri Tunggal Maha Kudus. ”Dan hari” hari bersatu antara Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus.

Lalu lanjutkan dengan Motto Pastor Hubertus Magai.Pr janganlah takut sebab aku telah menebus engkau, aku telah memanggil engkau dengan nama,Mu engkau ini kepunyaan Ku, Yesaya. 43 ayat 1b. Dalam moto hidup itu banyak hal yang membuat diri pribadi ku sedih, menangis, duka selama saya menempuh pendidikan saya di STFT di Jayapura.

“saya banyak mengucapkan terima kepada kedua orang tua yakni Bapak Agus Magai dan ibunda ku tercinta Belandina Dogomo dengan susah payah memelihara, membesarkan saya.Setelah di beri nama adat atau Bago Eka Awee Kohaby Magai arti Awe terang dan koha Damai nama mu bisa di kenal oleh dunia luar perlu dukungan doa dan matelilnya”ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga Bapak Bupati Kabupaten Deiyai Ateng Edowai memberikan sumbangan pribadi kepada Bapak Pastor Hubertus Magai Pr dengan jumlah nilai Rp 50.000.000. Pesan Bupati kepada semua Umat Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani harus mendukung apa yang menjadi Visi dan Misi oleh Pastor ini.

“Supaya dalam misi keselamatan manusia ini manusia bisa di selamat melalui Firman dan kebenaran yang akan disampaikan oleh pastor kita” kata Bupati.

Pastor Paroki Dekenat Kamu Mapia (KAMAPI ) Agustinus Yerwuan, OFM mengatakan bahwa pastor Awee Kohaby Magai ini orang tuanya ekonomi sangat lema tapi hanya tuntunan dari pada Allah bisa menjadi seorang imam

”pertama Pastor Theo Makai Pr. yang kedua Pastor Marthen Kuayo sebagai wakil Uskup Timika dan yang ketiga Bapak Pastor Hubertus Magai dengan demikian bahwa anak-anak akan semakin banyak yang muncul menjadi seorang iman-iman baru nanti” jelasnya

Dia berpesan juga kepada Pastor Hubertus Magai, Pr bahwa hari engkau Nikah kudus bersama Tuhan kami yang hadir ini para tamu dan undangan yang ikut saksikan,

“Namun tugas dan tanggung jawab dalam perwartaan sangat berat, maka untuk menghindari hal-hal jahat semua menerima ini hadirkan Tuhan dalam diri anda. Sebagai juru selamat pemberi akal Budi dan Marifat”Pesannya. [Musa Boma]

KBR Jakarta | Pelaksanaan Demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) secara serentak sudah kita lewati.Pesta Demokrasi yang kita laksanakan kali berjalan dengan LUBER, jujur dan adil.

Hal ini dilihat dari partisipasi seluruh masyarakat Indonesia dalam mengambil bagian dengan menggunakan hak suaranya untuk memilih.Partisipasi masyarakat yang meningkat ini sebagai indikator bahwa Demokrasi kita dari waktu ke waktu semakin tumbuh dan berkembang. Siapa pun yang terpilih akan menjadi pemimpin Negara dan wakil rakyat Indonesia yang siap mengabdi untuk memajukan Indonesia yang Adil dan Sejahtera.

Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Nasional telah resmi ditutup pada 21 Mei 2019 lalu. Berdasarkan Rapat Pleno tersebut Pasangan Iokowi Ma’ruf unggul atas Pasangan Prabowo-Sandi dengan selisih suara sebesar 16.957.123 suaraJokowi-Ma’ruf berhasil memperoleh 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara nasional.Sedangkan jumlah suara sah capres -cawapres nomor urut 02 Prabowo Sandi 68.650.239 atau 44 persen dari total suara nasional 154.257.601 suara.

Setelah KPU menyatakan Pasangan Jokowi-Ma’ruf menjadi pasangan terpilih di Pilpres 2019, pasangan Prabowo-Sandi menggugat keputusan KPU tersebut ke Mahkamah Konstitusi dan prosesnya sedang berjalan. Berdasarkan Rekapitulasi Perhitungan Suara Nasional dari KPU Rl dan sambil menunggu hasil keputusan dalam proses hukum yang sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi,Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) berkeyakinan kuat dan optimis bahwa pasangan lokowi-Ma’ruf adalah pemenang.

Sebagai warga Negara sekaligus pendukung pasangan lokowi Ma’ruf,Aliansi Relawan Iokowi memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Komisi Pemilihan Umum RI yang telah melaksanakan tugasnya secara profesional sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku dan seluruh komponen bangsa yang ikut mensukseskan Pesta Demokrasi ini.

Bertepatan dengan Hari Raya ldul Fitri 1440 H tahun 2019 dan syukuran kemenangan pasangan lokowi Ma’ruf berdasarkan Rekapitulasi Resmi Perhitungan Suara Nasional dari KPU R1, 875 organ relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi(ARJ) akan melaksanakan acara”Halal Bihalal,Doa Bersama untuk Jokowi–Ma’ruf’sekaligus memberikan Santunan 10.000 Anak Yatim/Dhuafa yang rencananya diselenggarakan pada 7 Juli 2019 di lstora Senayan Jakarta.

Santunan 10.000 Anak Yatim/Dhuafa merupakan bagian dari Program Santunan 1 juta Anak Yatim/Dhuafa yang terus dilakukan sampai pelantikan Jokowi-Ma’ruf bulan Oktober 2019 nanti. Karena itu, selain menjadi perayaan syukuran atas kemenangan dan santunan, kegiatan ini akan menjadi sarana konsolidasi dan silaturahmi seluruh organ relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan lokowi untuk mengawal roda pemerintahan Jokowi–Ma’ruf dengan mengedepankan nilai -nilai kritis kebangsaan.

Sebagai pendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) tidak akan berhenti pada kerja kerja pemenangan, tetapi lebih dari itu ARJ dengan kekuatan sumber daya dan soliditas yang ada siap membantu, mendukung dan mengawal secara total jalannya pemerintahan Jokowi- Ma’ruf lima tahun ke depan melalui kerja-kerja produktif untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Aliansi Relawan Jokowi juga berkomitmen untuk menjadi mata dan telinga dalam mengawal seluruh program Jokowi – Ma’ruf sehingga visi, misi dan program berjalan efektif untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, Aliansi Relawan Jokowi mengajak segenap elemen bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia mendoakan Bapak Ir. Joko Widodo dan Bapak Prof.Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin agar tetap diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam melaksanakan tugas memimpin Indonesia. Turut hadir dalam acara tersebut Koordinator ARJ Aidil/David, dan Penanggung Jawab ARJ Haidar Alwi.

(Janri G)

 

Jakarta, 11 Juni 2019 – Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan program Lintas Media di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 11-15 Juni 2019.

Adapun kegiatan Lintas Media 2019 yang berlangsung selama lima hari tersebut akan meliputi rangkaian kegiatan pameran, diskusi, peluncuran web, pemutaran film, serta pertunjukkan yang kesemuanya terpusat di Teater Kecil TIM.

Program yang di tahun keempatnya ini bertajuk “sirkular”, melibatkan para seniman “mix-generation”: campur-aduk dari segi usia, latar-belakang, maupun disiplin yang mengantar karya-karya mereka. 

Dengan Ugeng T. Moetidjo sebagai kurator dan Asep Martin sebagai asisten kurator, Lintas Media 2019 akan menghadirkan Abi ML, Andi Suspandri, dan Damar Rizal Marzuki. Ketiganya berasal dari seni teater. Selain itu, ada Anggun Priambodo, Gelar Agryano Soemantri dan Natasha Abigail dari seni instalasi video.

Kemudian, ada Budi Klontonk (senirupa), Dadang Badoet (instalasi senirupa), Dzikra Afifah (instalasi patung), Indraswara D.P & Guntoro Sulung (instalasi objek), Maya Azeezah (film), (instalasi video), dan Tewel Seketi (instalasi fotografi). Selain itu, akan ada pula diskusi “Walter Benjamin” dengan Bertho Tukan sebagai narasumber.

“sirkular”

Pada penciptaan karya seni, seorang seniman mau dan tak mau menggunakan teknologi yang dimungkinkan. Karenanya, seorang seniman dan dengan demikian karya seni yang diciptakannya, selalu tunduk dan mengikuti teknologi yang dimungkinkan pada masanya.

Pesatnya perubahan teknologi yang berkembang selama dua dekade terakhir, terutama dengan kehadiran media sosial sebagai ‘ruang sosial’ yang baru, telah membawa perubahan pada proses penciptaan karya seni dan dampak bagi pemirsa karya seni

Karya seni yang berkembang sekarang mau membongkar tradisi kontemplatif yang telah melupakan isu-isu kepublikan ke bentuk-bentuk yang langsung dialami sekaligus oleh seniman dan audiens. Seni tidak lagi dimaksudkan untuk mengungkapkan hasrat terpendam personal seniman melainkan menyuruk ke pengalaman sehari-hari publik. Seni dilepaskan dari ruang sunyi penciptaan ke ruang-ruang terbuka dari pengalaman bersama seniman dan audiens.

Karya seni dengan media-media baru menghapus hak istimewa seniman dalam menghasilkan makna. Karena itu, istilah kreator dan kreasi bergeser menjadi produsen dan produksi. Keduanya merupakan modus yang berbeda zaman dan kepentingan yang menjelaskan praktik-praktik seni dengan media sebagai modus baru terhadap model lama representasi. Media-media itu sendiri, pada dasarnya, merupakan ruang terbuka publik atau audiens, tempat seniman bisa terhubung dengan publiknya.

Dengan “sirkular”, pameran dan performance dalam Lintas Media 2019 ini mau menyaran tentang berlangsungnya putaran dari model-model berkarya, dari yang manual-konvensional hingga ke yang digital non-konvensional. Pameran ini memaparkan ragam pemahaman mengenai kerja-kerja produksi seni yang masih berlangsung dalam perkembangan kesenian kita sekarang.

“sirkular” hendak memperlihatkan dua model fenomen dari praktik-praktik artistik yang menggunakan media-media mainstream dan praktik-praktik artistik dengan media baru. Dari situ, lalu muncul pertanyaan, sejauh mana kedua modus tersebut saling terhubung, atau masing-masing berdiri sendiri namun tetap berada dalam satu matarantai yang sama, dengan konsekuensi, keduanya diterima sebagai kenyataan yang masih berlangsung, di tengah transisi menuju bentuk yang pasti.

Tentang Lintas Media

Teknologi media sedang mengubah institusi-institusi budaya dalam kanonisasinya masing-masing. Pasar, salah satu institusi yang paling dominan, juga memasuki ruang lain dalam fenomena bisnis start-up.

Disiplin pengetahun maupun media dalam spesifikasinya masing-masing, kian menyadari keterbatasannya. Kerja sama lintas disiplin maupun kerja lintas media menjadi aktifisme baru yang jejaknya sudah terlihat melalui gerakan Fluxus pada dekade 60-an. Kinerja ini, yang kini dinamai sebagai “lintas media” masih terkait dengan diagram lingkaran Dick Higgins, memperlihatkan titik-titik saling bersiunggungan antar media kesenian.

Program Komite Teater DKJ ini merespon kebutuhan kerja eksperimental dalam bahasa-bahasa performatif kesenian, baik untuk aktivisme yang bekerja dengan media baru maupun untuk memperbarui standart estetika seni pertunjukan.

Produksi Program Lintas Media menggunakan media apapun untuk menciptakan dialog atau merespon fakta- fakta budaya maupun kondisi sosial-politik di sekitar kita. Melibatkan diri dengan fenomena seni pertunjukan masakini, seperti performance art maupun praktek-praktek media lainnya.

Tentang Dewan Kesenian Jakarta

Dewan Kesenian Jakarta adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat seniman dan dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakart Ali Sadikin, pada tanggal 7 Juni 1968.

Tugas dan fungsi DKJ adalah sebagai mitra kerja Gubernur Kepala Daerah Propinsi DKI Jakarta untuk merumuskan kebijakan guna mendukung kegiatan dan pengembangan kehidupan kesenian di wilayah Propinsi DKI Jakarta.

Anggota Dewan Kesenian Jakarta diangkat oleh Akademi Jakarta (AJ) dan dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Pemilihan anggota DKJ dilakukan secara terbuka, melalui tim pemilihan yang terdiri dari beberapa ahli dan pengamat seni yang dibentuk oleh AJ.

Anggota DKJ berjumlah 25 orang, terdiri dari para seniman, budayawan dan pemikir seni, yang terbagi dalam 6 komite: Komite Film, Komite Musik, Komite Sastra, Komite Seni Rupa, Komite Tari dan Komite Teater.

Adapun Komite Teater DKJ saat ini dipercayakan kepada Afrizal Malna, Adinda Luthvianti dan Rita Matu Mona.[Jrw]

Jakarta | Mayor Jenderal TNI-AD (Purn) Kivlan Zen di usianya yang ke-73, putra Minang kelahiran Langsa-Aceh yang besar di Medan (Kota Maksum) dengan lugasnya menerangkan kepada TIM Pembela Hukum (TPH) Kivlan Zen ADVOKAT RAKYAT SEMESTA bahwa dirinya telah menjadi Tersangka dalam 3 (tiga) laporan polisi atau hanya 1 laporan yang menjadi Tersangka yang sekarang dikenakan penahanan sebagaimana pemahamannya terhadap 2 perkara makar tidak ditahan jadi telah lepas / tidak terbukti.

Dalam keterangannya kepada awak media, di Jakarta, Selasa Sore, (11/06/2019), Advokat Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH., mengatakan; "kami sangat menyayangkan begitu mudahnya sekaliber Pak Kivlan Zen dijadikan Tersangka."

Dalam 3 (tiga) laporan polisi yang penyidikannya sebagaimana berikut ini: Kanit IV Subdit I Dit Tipidum Bareskrim Polri berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tanggal 07 Mei 2019 atas nama pelapor Sdr. JALALUDIN dalam perkara tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) dan atau makar dan atau penghasutan sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 dan atau 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 dan Pasal 107 Jo. Pasal 110 Jo. Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 163 Bis Jo Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 163 bis Jo Pasal 146 KUHP, selanjutnya Kasubdit 4 (Jatanras) unit 1 Direskrimum Polda Metro Jakarta dan telah dialihkan sejak Senin tanggal 3 Mei 2019 dari unit 1 ke unit 2 dalam laporan polisi oleh internal Kepolisian dengan nomor: LP/439/V/2019/PMJ/Ditreskrimum tanggal 21 Mei 2019 berdasarkan laporan Mada Dimas SH dengan terlapor H. Kurniawan alias Iwan dalam pasal 1 UU Darurat Nomor 12 /1951 dan yang ke-3 dan/atau ke-4 masih dalam penelitian TPH Kivlan Zen mengenai perkaranya apakah terkait dengan LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP dengan pelapor adalah Supriyanto, seorang relawan dari Jokowi - Maruf Center (Pro Jomac) atau nomor LP/2424/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus dugaan pemufakatan jahat atau makar sebagaimana UU ITE Pasal 107 KUHP juncto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan pelapor Dewi Tanjung.

Mantan petinggi TNI AD yang menjadi tokoh pembebasan WNI dari penyanderaan di Filipina dan yang sangat cekatan dalam pemberian wawasan terhadap bahayanya PKI harus menjalani penahanan selama 20 hari sampai dengan 19 Juni 2019 berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.Hn/737/V/2019/Ditreskrimum tanggal 30 Mei 2019 yang ditandatangani oleh a.n Direskrimum Polda Metro Jaya oleh Wakil AKBP H. Ade Ary Syam Indradi SH SIK MH dengan NRP 76090773 dan dititipkan di rumah tahanan militer Pomdam Jaya Guntur.

Advokat Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH., beserta TPH Kivlan Zen adalah para Advokat yang telah meneliti bagaimana pemberitaan demi pemberitaan di media mengenai kliennya Kivlan Zen sebagaimana diawali dengan penyampaian Tito Karnavian di hadapan Wiranto, saat menggelar konferensi pers di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/05/2019) yang jadi target pembunuhan adalah Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Goris Mere dan itu diketahui dari pemeriksaan BAP pro justicia pada tersangka yang sudah kami tangkap bukan karena informasi intelijen jadi resmi hasil pemeriksaan enam tersangka yang telah diamankan sebelumnya terkait kerusuhan aksi 21-22 Mei dan kepemilikan senjata api ilegal.

"Beredar informasi mengenai penerimaan uang sejumlah Rp.150 juta dari Pak Kivlan Zen pada Oktober 2018 untuk pembiayaan rencana pembunuhan dan pembelian senjata merupakan hoax karena Pak Kivlan memberikan uang sejumlah US Sing 11.000 disetarakan dengan Rp 150.000.000,- sebagai biaya untuk transportasi, konsumsi, peralatan/simbol2 kepada Helmi Kurniawan sekitar Januari 2019 guna mengadakan/ mengkordinir orasi peringatan supersemar dengan menghadirkan 1,000 orang di Monas. Sangat jelas hoax dan ujaran kebencian tersebut telah disebutkan oleh salah satu Televisi nasional." ujar Tonin.

"Kivlan Zen yang secara patut disangkakan sebagai aktor yang menyuruh Helmi Kurniawan alias IWAN dan membiayai pembunuhan terhadap ke-6 target yang telah disebutkan oleh Tito Karnavian sebagaimana yang telah disebutkan juga di beberapa media yang secara patut dikategorikan hoax, yang mana Kival Zen tidak pernah ditetapkan sebagai Tersangka rencana pembunuhan atau apapun berkaitan dengan yang disebutkan oleh Tito Karnavian yang didampingi oleh Wiranto tersebut." imbuh Tonin.

Tonin dengan tenang mengutarakan pasal 1 UU Darurat Nomor 12 /1951 yang telah disangkakan oleh Penyidik dan ditahan yang terdiri dari 3 ayat tidak ada yang menyebutkan mengenai pembunuhan atau rencana pembunuhan atau mendanai rencana pembunuhan atau akar kata pembunuhunan kecuali mengenai senjata api. Kami belum mendapatkan BAP Pak Kivlan Zen karena pada waktu itu Kuasa Hukumnya masih yang lain dan sekarang telah menunjuk kami sebagaimana pasal 1 itu ada 3 ayat sehingga dengan tidak disebutkan ayatnya maka deliknya kabur demi hukum karena Konstitusi kita yaitu UUD 1945 melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana WETBOEK VAN STRAFRECHT menyatakan Pasal 1 ayat (1) Suatu perbuatan tidak dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan ketentuan perundang-undangan pidana yang telah ada dengan demikian sepatutnya Penyidik melepaskan Mantan Kepala Staf Kostrad tersebut sebelum kami membuka kekeliruan dan kekaburan yang lain.

Jadi Pak Kivlan ada hak konstitusinya yang telah dilanggar dengan demikian mau kemana nantinya arah hukum ini menjadi murni atau ada pendomplengnya kalau saya berandai andai sebagaimana presenter TV mengatakan sejak Oktober 2018 rencana pembunuhan untuk dilakukan setelah PILPRES maka kalau waktu pilpres belum terjadi atau berlangsung sebelum Oktober 2018 maka apakah dengan demikian Pak Kivlan akan dimasukkan ke penjara? Semoga permohonan penangguhan yang telah kami ajukan per tanggal 3 Juni 2019 dikabulkan, dan lengkap dengan tanda terima oleh staf Direktur Reskrimum Polda Metro Jakarta karena penahanan terjadi bukan oleh Kapolda tetapi oleh Wadir atas nama Direskrimum sehingga wajar sajalah Pak Kapolda tidak mengetahui adanya permohonan penangguhan kami tanggal 3 Juni 2019 Nomor: 02/TPHKZ-ARS/PMJ-Pnghn/19 demikian juga kami minta dilakukan gelar perkara berdasarkan surat tanggal 3 Juni 2019 Nomor: 01/TPHKZ-ARS/PMJ-GP/19. Kami sangat kooperatif dengan Penyidik sehingga demi hukum dapat ditetapkan SP3 dari persangkaan pasal 1 UU Darurat nomor 12/1951.

"Kami ADVOKAT RAKYAT SEMESTA sangat menghargai Profesional Penyidik hanya saja karena Pak Kapolri Tito Karnavian didampingi Menkopolhukam dengan pakaian resmi melakukan press conference begitu juga Irjen Pol Mohammad Iqbal lahir di Palembang pada 4 Juli 1970 selaku Kadiv Humas Mabes Polri dengan dampingi Petinggi TNI dalam menunjukkan senjata yang diduga yang dimaksudkan oleh presenter sebuah Televisi Swasta." ungkap Tonin.

Tonin meminta kepada awak media untuk tidak bertanya mengenai isi BAP Pak Kivlan karena ini tidak baik dibeberkan karena ini projustisia yang masih harus dibuktikan lagi dalam gelar perkara atau dalam persidangan di pengadilan sehingga adalah tidak etis kepada kami Advokat membeberkannya. Kita lihat saja nanti setelah Polda dapat memberikan pelayanan kepada kami karena sampai hari ini mengenai surat penangguhan, permohonan gelar perkara masih di meja Direskrimum yang belum masuk ke kantornya ruang Wakapolda berdasarkan penjelasan stafnya yang piket di lantai 1 dan mengakui memang betul Direskrimum ada datang pada waktu Shalat Id ke Mesjid Polda tapi tidak ke ruangan sehingga kami sebagai Advokat terpaksa harus sabar walaupun dalam UU 18 tahun 2003 tentang Advokat yang jelas pada item ke-4 diktum mengingat “Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209)” yang mana Penyidik tunduk juga dan sebagai Advokat jelas Pasal 17 UU 18/2003 menyebutkan “Dalam menjalankan profesinya, Advokat berhak memperoleh informasi, data, dan dokumen lainnya, baik dari instansi Pemerintah maupun pihak lain yang berkaitan dengan kepentingan tersebut yang diperlukan untuk pembelaan kepentingan Kliennya sesuai dengan peraturan perundang-undangan” dengan demikian sebagai anak bangsa yang telah diberikan hak-haknya dalam Konstitus UUD 1945 melalui UU Kepolisian dan UU Advokat dapat sekiranya menuntaskan hukum Pak Kivlan Zen sebagai perkara pidana atau perkara politik agar jelas hukum acaranya.

Mengenai upaya apa saja yang akan dilakukan secara hukum untuk minggu kedepan maka dijelaskan oleh Julianta Sembiring SH dan Ananta Rangkugo SH sebagai anggota TPH Kivlan Zen maka akan melaporkan ke Kepolisian di Bareskrim atau SPKT Polda Metro Jakarta terhadap siapa-siapa yang masih dalam kajian tim telah melakukan dugaan tindak pidana ITE, KUHPidana dan juga akan dituntut secara perdata karena kesemuanya itu ada kebenarannya yang telah dinodai dengan kegalauan semata.

Juga disampaikan mengenai Kuasa Hukum Pak Kivlan Zen untuk sementara ini hanya Tim Pembela Hukum Advokat Rakyat Semesta sehingga tidak menjadi polemik lagi di Penyidik dan Media karena wajar saja Mantan Kepala Staf Kostrad untuk memilih pendamping yang memiliki emosi dan langkah hukum yang taktis sebagaimana jabatan yang pernah dimiliki beliau." pungkas Tonin Singarimbun mengakhiri keterangannya. (fri)

Page 1 of 16