Saturday, 18 November 2017 | Login
Kuliah Umum Universitas Nasional

Kuliah Umum Universitas Nasional

Koran Buruh, JAKARTA (UNAS) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Politik Universitas Nasional kembali mengadakan kuliah umum. Kali ini, hadir sebagai pembicara Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, M.E. dosen tetap UNAS sekaligus Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi, pada Kabinet Kerja Republik Indonesia.

Kuliah umum bertema Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Kelembagaan Pemerintah ini dihadiri oleh mahasiswa FISIP dari berbagai program studi yang meliputi Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Administrasi Negara, Sosiologi dan Ilmu Komunikasi dan digelar di Aula Universitas Nasional, Jumat (23/10).

Dalam materinya, Yuddy menjelaskan bahwa dalam bidang administrasi negara dan administrasi publik diperlukan birokrasi. Hal ini menjelaskan bahwa birokrasi hadir didalam pemerintahan juga pelayanan masyarakat. “Birokrasi pun harus dijalani dengan rasional. Birokrasi termasuk rasional jika dalam pelaksanaannya masuk akal,” ujar Yuddy.

Guru Besar dibidang Pembangunan Ekonomi Industri dan Kebijakan Publik ini menjelaskan, birokrasi di negara manapun di dunia bukan sesuatu yang sederhana. Birokrasi menuntut keteraturan dan kepatuhan dalam pelaksanaannya. Ia turut menjelaskan tentang era-era birokrasi yang dijalankan oleh kementrian.

Saat ini, lanjutnya Reformasi Birokrasi membutuhkan keteladanan. Tidak hanya itu banyak hal lain yang harus diubah, termasuk mental birokrat. “Salah satunya adalah mengubah mental priyayi menjadi mental melayani masyarakat,” jelas Yuddy.

Dosen FISIP dan Fakultas Ekonomi ini juga mengungkapkan sekarang ini kompetensi birokrasi sudah sangat diterapkan. Contohnya dalam pemilihan pegawai negeri. Ia memberikan semangat kepada para mahasiswa untuk tidak takut mencoba menjadi pegawai negeri sipil. “Dulu, untuk jadi pegawai negeri harus punya kenalan pejabat atau dengan sogokan tinggi. Sekarang, saya jamin siapapun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi PNS. Semua calon PNS harus melalui meja saya dulu,” ujar Yuddy Chrisnandi.


Kuliah Umum, Buka Wawasan

Dekan FISIP, Dra. Truly Wangsalegawa, M.A.,M.Ed.,Ph.D mengatakan, kuliah umum ini merupakan bagian dari program fakultas untuk memulai perkuliahan pada tahun akademik baru. Tujuannya untuk memperkenalkan fakultas kepada mahasiswa, membuka wawasan baru dengan topik-topik terkini yang sedang berkembang di masyarakat.

“Ini akan menjadi ciri khas kami di FISIP. Setiap tahun akademik baru, para program studi akan bergantian menggelar kuliah umum dengan narasumber-narasumber yang kompeten di bidangnya dan materi kekinian. Ini akan menjadi bagian dari perkuliahan kita dan rutinitas di dunia akademik khususnya FISIP Universitas Nasional,’’ ungkap Truly.

Ia berharap agar kegiatan kuliah umum ini dapat mengenalkan dan membuka wawasan mahasiswa terhadap tren yang terjadi di masyarakat. “Kegiatan ini menyambungkan dunia akademik yang formal dengan realita di lapangan dan dibawa ke hadapan mahasiswa. Tidak hanya melalui kuliah umum, namun juga seminar, diskusi hingga penelitian,” katanya.

Terkait dengan pemilihan narasumber, Truly menyerahkan kepada setiap program studi. Ia pun menilai Prof. Yuddy Chrisnandi sudah pas membawakan materi kuliah umum karena sesuai dengan kapabilitasnya. Prof. Yuddy merupakan guru besar dan dosen tetap Universitas Nasional yang telah lebih dari 20 tahun mengajar. Meski menjabat sebagai menteri, namun Prof. Yuddy tetap menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang salah satunya adalah tugas mengajar. Hal ini terlihat dari kerajinannya untuk masuk kelas meskipun bukan jadwalnya mengajar.

“Saya juga agak kaget, karena beliau rajin sekali. Meskipun sibuk mejalani kewajibannya sebagai menteri, tapi beliau tetap masuk untuk mengajar. Sangat energik dan juga proaktif untuk meminta jadwal mengajar ke Fakultas. Bahkan jadwal kuliah umum juga langsung diiyakan. Saya melihat beliau sangat cinta sekali terhadap dunia akademik,” tutur Truly.

Selain FISIP, kegiatan kuliah umum ini sudah dilakukan oleh seluruh fakultas di Universitas Nasional sejak lama. Beberapa waktu lalu, Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Hukum telah mendahului membuka perkuliahan perdana dengan menggelar kuliah umum yang menghadirkan Ketua Badan Keuangan Negara Republik Indonesia (BPK RI) Dr. Harry Azhar Azis dan Ketua Komisi Yudisial Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Eman Suparman, SH., MH pada hari yang sama.

Kegiatan-kegiatan ini akan terus dilakukan oleh Universitas Nasional guna mewujudkan atmosfir akademik yang kental untuk menciptakan lulusan yang membanggakan dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Kuliah Umum MenPAN RB

000