Prof Dr Muchtar  Pakpahan SBSI Prof Dr Muchtar Pakpahan SBSI

Prof. Dr. Muchtar Pakpahan : Ideal Kaum Buruh Memiliki Partai Politik

KBR Jakarta | Evaluasi pada rapat pleno DPP (Dewan Pengurus Pusat) Konfederasi (K) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia(SBSI) sejak deklarasi 25 April pada 29 tahun lalu belum juga bisa mewujudkan Walferstate seperti cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia membentuk pemerintahan Republik Indonesia.

Demikian ungkap Prof. Dr. Muchtar Pakpahan pada rapat pleno DPP (K)SBSI Jum'at 4 Desember 2020 di Gedung Biru Jl. Tanah Tinggi 2 Jakarta Pusat.

Hadir diantaranya Sekretaris Jendral (K)SBSI Vindra Windhalis dan sejumlah Ketua Federasi yang ada di (K)SBSI. Menjelang usia 29 tahun (K)SBSI Muchtar Pakpahan mengakui semakin sulit mewujudkan visi itu.

"Bila diibaratkan sebagai jarak, maka Walfarestate itu semakin jauh. Ekonomi berdikari semakin terkubur. Seiring dengan itu Pasal 33 UUD 1945 pun terkubur.

Semakin jauh lagi dengan adanya UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang disahkan penerintah", kata Muchtar. Sedangkan untuk mencapai visi (K)SBSI itu menurut aktivis buruh yang juga pengajar tetap di perguruan tinggi ini harus ada Partai Politik yang ikut memperjuangkan visi mulia kaum buruh itu untuk mencapai kesejahteraan.

Ia pun mengakui harapannya sudah pupus dengan PDIP yang sebelumnya pernah menjalin kerjasama. Begitu juga pada akhir belakangan ini rencana kerjasama dengan Partai Golkar sesuai kesepakatan pada 20 Juli 2020 lalu, juga menemui jalan buntu. Karena itu menurut Muchtar Pakpahan selaku Ketua Umum (K)SBSI

"Yang ideal adalah, SBSI memiliki Partai Buruh yang kuat" tandasnya. Gagasan ini disambut baik Agus Supriyadi SH. M.Hum selaku pejabat Sekretaris Jendral Partai Buruh yang mulai menggeliat untuk ikut kembali bertarung di kancah politik tanah air.

Sebab hanya melalui partai politik milik kaum buruh sendiri segenap aspirasi kaum buruh dapat diperjuangkan secara murni dan serius hingga menggapai cita-cita kaum buruh sejahtera, baik dalam arti ekonomi maupun dalam arti sosial dan budaya pada umumnya.

Oleh karena itu Komite Politik SBSI akan segera diaktifkan kembali guna menjadi salah satu motor pergerak Partai Buruh yang harus dominan ikut berkiprah serta berperan memperjuangkan aspirasi politik kaum buruh guna membangun masa depan yang lebih baik dan lebih beradab dan sejahtera di Indonesia.

(Red KBR/ Jacob Ereste)

Read 239 times