Sunday, 19 November 2017 | Login
Upaya Bebaskan Sandera, Panglima TNI Harapkan Keluarga Berdo'a dan Bersabar

Upaya Bebaskan Sandera, Panglima TNI Harapkan Keluarga Berdo'a dan Bersabar

Koran Buruh, Lombok Tengah. Menjawab pertanyaan sejumlah wartawan usai Pelaksanaan Panen Raya dilombok tengah 2/4 tentang kondisi warga negara Indonesia yang disandera oleh Kelompok Abu Shayap di Pilipina, Panglima TNI menyatakan"Seperti yang sudah dilakukan oleh Ibu Mentri Luar Negeri yang sudah bertemu dengan Presiden Philipine, kemudian yang kedua kondisi para Sandera masih dalam keadaan sehat dan dipastikan berada di negara Philipina."

Dikatakan Juga, 'Kami menawarkan apapun yang ditawarkan oleh Negara Piliphina tetapi semua tergantung pada pemerintah Piliphina dan berjanji akan berusaha dengan berbagai cara untuk membebaskan para sandera. Adapun terkait dengan niat baik dari Pemerintah Piliphina Gatot Nurmantyo berharap agar kita berpikir positiv "Kita harus yakin niat baik dari pemerintah Piliphina kita harus yakin" Tegasnya Optimis adapun tentang kondisi para sandera saat ini' bahwa para sandera dalam keadaan Sehat berdasarkan informasi dari Intelegent Piliphin. Rumor yang menyatakan TNI tidak akan dibantu Piliphina, Panglima TNI menyjawab "Kaitan itu, kita harus menunggu ..!! Sama saja jika terjadi pembajakan di negara kita, Maka Negara lain tidak boleh masuk, maka kita juga begitu, sama-sama menghargai karena itu adalah teritori dari negara mereka. Beda dengan pada saat pembebasan Sandera oleh bajak laut Oela, Indonesia Ijin, kemudian diberikan izin oleh pemerintah Thailand untuk melaksanakan operasi pembebasan sandera. Itu yang harus kita pahami sama-sama"Tegasnya. Terlebih lagi sebagai sesama negara tetangga kita harus saling menghormati dan harus percaya.

Sejauh ini TNI juga tidak berkomunikasi dengan para pembajak, TNI selama ini memonitor dan mempersiapkan segala sesuatua. apabila diperlukan. Kepada keluarga para sandra Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo menyampaikan agar berdo'a dan bersabar.(Ach)

000