Friday, 14 December 2018 | Login
(Foto/Istimewa) (Foto/Istimewa)

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang Mendukung Penuh Perjuangan Buruh Jawa Tengah Featured

SEMARANG, KBR | Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro menyatakan dukungannya terhadap perjuangan para buruh di Jawa Tengah yang sedang melakukan Aksi "Tenda Keprihatinan" di depan kantor Disnakertrans provinsi Jawa tengah terkait Gagalnya Rakor Dewan Pengupahan se-Jateng, buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Berjuang.

Kami berkunjung ke "Tenda Keprihatinan" Buruh Jawa Tengah untuk mensupport Aksi buruh Jawa Tengah dan dengan tegas dan tanpa keragu-raguan menyatakan dukungan terhadap perjuangan kaum buruh Jawa Tengah” ujar ketua BEM Undip Abdurrohman Hizbulloh melalui keterangan tertulisnya, Semarang, Senin (1/10/2018).

Abdurrohman menuturkan bahwa dukungan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dipenogoro atau disingkat BEM Undip sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa dilandasi atas kesadaran bahwa pemuda mahasiswa adalah calon buruh di masa yang akan datang.

“Kami ikut mendukung dan bergerak, karena kami sadar bahwa pemuda mahasiswa adalah calon-calon buruh, orang tua kita adalah buruh dan perjuangan buruh adalah perjuangan kemanusiaan,” kata Abdurrohman.

Ia juga menilai, bahwa kondisi buruh di Jawa Tengah masih memprihatinkan berdasarkan politik upah murah, ketidakpastian kerja dan ketidakpastian hukum ketenagakerjaan, “Berdasarkan hal itu, kami menyimpulkan bahwa Jawa Tengah Darurat Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Dan kami mendukung tuntutan Aliansi Gerakan Buruh Berjuang Jawa tengah, salah satunya, Setarakan Upah Buruh Jawa Tengah dengan Provinsi lainya yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur dan Tolak PP 78 Tahun 2015 sebagai dasar untuk penetapan UMK 2019

Demikian pernyataan bentuk dukungan kami, guna terus memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dihari depan, pungkasnya.[Mus]

Read 417 times