Tuesday, 13 November 2018 | Login
Foto | Warga Rawa Burung saat di Rumah Rakyat Center Rawa Burung Kecamatan Kosambi, Kamis, 1/11/18 Foto | Warga Rawa Burung saat di Rumah Rakyat Center Rawa Burung Kecamatan Kosambi, Kamis, 1/11/18

Warga Desa Rawa Burung Tiap Hari Dihantui Pengugusuran Ran Way 3 Soekarno Hatta Featured

Jakarta, KBR | Warga Desa Rawa Burung yang tinggal di tanah Ex Irigasi yang terkena perluasan bandara untuk Run Way 3 akan datang ke Gedung 600 hari Senin untuk meminta Audensi dan mempertanyakan nasib Mereka. Mereka warga Rt 01,02,03,04 Rw 01 yang sudah 30 tahun mendiami tanah ex Irigasi yang akan terkena perluasan Bandara Soekarno-Hatta untuk pembangunan Run Way 3.

Mereka berharap bangunan mereka di bayar sama seperti warga lainnya. Mereka merupakan korban pembebasan lahan untuk Bandara Soekarno-Hatta yang tidak mendapatkan Kavling seperti yang lainnya, sehingga mereka menempati lahan Ex Irigasi tersebut. Mereka berjumlah 138 KK dan terdiri dari 117 bidang, ujar Rukyat Idris

RUKYAT IDRIS yang baru saja mengundurkan diri sebagai Kepala Desa Rawa burung karena akan ikut pemilihan Anggota DPD RI akan memimpin mereka untuk menghadap petinggi di PT. Angkasa Pura II (persero).

Rukyat Idris meminta kepada pihak yang membutuhkan Lahan atau pemerintah untuk segera memberikan kepastian akan nasib mereka sehingga mereka bisa segera pindah ke tempat tinggal yang baru. Mereka sudah cukup lama menunggu kepastian akan nasib mereka.

Sementara itu Proyek pembangunan RUN WAY 3 terus berlangsung. Kebisingan Deru Buldoser dan Truk pengangkut material membuat mereka bertambah tidak nyaman. Demikian keluhan mereka yang disamapaikan kepada Rukyat Idris, di Rumah Rakyat Center Rawa Burung Kecamatan Kosambi, Kamis, 1/11/18.[Janri]

Read 42 times