Friday, 14 December 2018 | Login
Foto | UPT TPA Rawa Kucing Foto | UPT TPA Rawa Kucing

TPA Rawa Kucing Sewan Siap Maksimalkan Pelayanan Demi Kota Tangerang Yang Bersih Featured

TANGSEL, KBR | UPTD TPA Rawa Kucing, Sewan Kecamatan Neglasari yang menampung Pembuangan Sampah Kota Tangerang Rata-Rata tiap hari Menerima Sampah 1300 sd 1400 Ton/hari,

Di TPA Ini, juga ada 400an orang yang pemulung mencari nafkah setiap hari selama 24 jam, tidak ada yang bisa banyak di lakukan karna cuaca lagi hujan, ujar Pemulung, Jumat 9/11/18.

Kepala UPT TPA Rawa Kucing H Diding Sudirman Saat Pantauan Media di lokasi tampak sibuk, mengatur Excavator yang lagi berbenah jalan agar truck sampah bisa naik ke atas.

Diding Mengatakan jika lagi musim penghujan, manufer susah naik, truk sampah Terkendala licin naik ke puncak, sehingga terpaksa di buang di bawah untuk sementara.

Oleh karena itu kita benahi manufer ini agar tidak 2 kali kerja.

Meski TPA ini 24 Jam berjalan, beban puncak pembuangan sampah adalah Pkl. 10.00 Pagi SD Pkl.1.00 Siang, datangnya truck Sampah bersamaan bedanya hanya 2 menit, jadi antrian rapat dan pembuangan 1 unit truk itu 5 menit.

Lebih lanjut Diding menambahkan, armada yang kini tersedia masih kurang di 104 Kelurahan Kota Tangerang, ada beberapa Kecamatan Kelurahannya tidak mampu melayani

Ada beberapa kelurahan yang tidak terlayani karna armada angkutnya butuh pemambahan misalnya di Kecamatan di Kota Tangerang, Kecamatan Karawaci, Kecamatan Ciledug, ada beberapa Kelurahennya butuh minimal 2 armada angkut Seperti Kelurahan Karawaci, Kelurahan Jatake, Kelurahan Ciledug, ujar Diding.

Saat Pemantauan di Lokasi, terparkir alat berat yang lagi Perbaikan, Saat Wartawan Menanyakan
Kondisi alat berat

Pak Diding mengatakan alat berat yang beroperasi saat ini ada 12 unit, itu tidak semua operasi karna ada beberapa alat yang rusak, butuh perbaikan ada 4 unit yang rusak. Idealnya kita butuh peremajaan alat, alat ini alat yang lama.

Normalanya saat ini butuh Kerja di lapangan 10 unit excavator, 8 unit standar, 2 unit long. Semuanya itu untuk pelayanan maksimsl perapian, treasuring,dan loading sampah.

Alat Sofel yang berjalan saat ini hanya 1 unit, 2 unit dalam perbaikan. Sedangkan Bolduzer yang beroperasi hanya 1 unit dari 3 unit, jadi butuh peremajaan,
tambah H Diding.

 

Penulis : Janri Ginting

Read 32 times