Saturday, 16 February 2019 | Login
Foto | Dok FSP KEP-KSPI Foto | Dok FSP KEP-KSPI

Ketua Umum FSP KEP-KSPI Intruksikan Anggotanya Untuk Mensukseskan Kader Caleg Dari Buruh Featured

Jawa Tengah, KBR | Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja, Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) Sunandar melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Sabtu 19/01/2019

Dalam kunjungan kerjanya Sunandar memberikan intruksi kepada seluruh anggotanya untuk mensukseskan kader-kader terbaiknya yang maju semabagi calon anggota legeslatif.

”Kami mengajak para anggota FSP KEP-KSPI untuk mengambil peluang penting dalam pesta demokrasi untuk menghantarkan kader terbaik FSP KEP yang maju sebagai calon anggota legeslatif,” ujar Sunandar Ketua Umum FSP KEP-KSPI

Sunandar mengungkapkan kondisi kesejahteraan di Jawa Tengah perlu di perjuangkan, salah satunya peran dari legeslatif yang sangat diharapkan untuk di tahun depan. Menurutnya peluang ini harus di ambil oleh seluruh anggota FSP KEP dan buruh lainnya untuk bersama-sama mensukseskan calon anggota legeslatif dari buruh untuk menjadi Legeslatif di Demak dan Kabupaten Karanganyar.

“Sudah saatnya buruh harus mengambil bagian dalam politik, karena selama ini kita dianggap sebagai parlemen jalanan yang hanya bisa menyuarakan melalui aksi unjuk rasa, demo, mogok kerja,” kata Sunandar.

Sunandar menilai sejatinya aksi itu bukan unjuk kekuatan tetapi aksi merupakan pertarungan gagasan, serta kekuatan loby, namun demikian kita harus memahami setiap regulasi diputuskan melalui kekuatan politik.

“Kami percaya jika kita punya wakil dari buruh, maka kita bisa menembus parlemen disemua tingkatan, mereka bisa memberi warna dalam menetapkan, mengawasi regulasi yang lebih baik dengan catatan kader yang terpilih harus tetap mengikatkan diri pada organisasi,” tutur Sunandar

Ia juga mengigatkan bahwa buruh harus sadar, karena selama ini buruh hanya di peralat oleh orang-orang partai yang belum kita ketahui asal usul dan riwayatnya. Sehingga setiap kegiatan aksi tidak ada satupun orang yang di pilih ada di tengah-tengah kaum buruh.

“Sudah saatnya buruh terjun langsung ke politik, jangan jadi alat politik, Selama buruh bersatu tidak berpecah belah bukan hal yang mustahil buruh bisa menempatkan dalam lembaga legislatif,” ungkap Sunandar

Ia juga menegaskan bahwa kadernya bukan kepanjangn Parpol ketika menjadi anggota Legeslatif bukan hanya isu ketengakerjaan tapi juga kepentingan seluruh rakyat diantaranya upah layak, Jaminan Kesehatan ,Transportasi dan juga bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, pungkas dia. [ ]

 

 

Read 45 times