Friday, 18 October 2019 | Login
SDN Desa Kedung Dalem III  Mauk Dapat Bantuan CSR Komputer Dari BASF dan Habitat  For Humanity

SDN Desa Kedung Dalem III Mauk Dapat Bantuan CSR Komputer Dari BASF dan Habitat For Humanity

Kabupaten Tangerang, Koran Buruh. Com*

Dari Pusat hingga daerah mestinya layanan pendidikan bisa di nikmati semua anak bangasa pemerataan fasilitas dan kualitas pendidikan yang inklusif dan adil, untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul di era terkini.

Sebuah studi oleh Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan mengatakan peringkat pendidikan di Indonesia masih berada di bawah negara-negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand.

Selain itu, tantangan lain yang dihadapi saat ini adalah belum meluasnya pemerataan fasilitas dan kualitas pendidikan yang inklusif dan adil, untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. BASF bekerja sama dengan Habitat for Humanity dan pemerintah daerah Mauk, Tangerang perlu pendidikan anak-anak melalui penyempurnaan di SDN Kedung Dalem III, Mauk.

Hal di berikan perangkat komputer, donasi 20-unit komputer, serta penambahan koleksi buku dan alat pendidikan di sekolah ini Kamis, (19/9/19).

Turut hadir dalam Kegiatan ini :

1. Agus Ciputra, Presiden Direktur BASF Indonesia

2. Susanto, National Director Habitat for Humanity Indonesia

3. Herman, Kepala Sekolah SDN Kedung Dalem III dan Guru dan Staff

4. Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang 5. Ketua PGRI Mauk, Bpk Warijo.

5. Kepala Desa Kedung Dalam, Jaenudin

6. Tokoh Masyarakat

Peresmikan Laboratorium Sekolah DasarNegeri Kedung Dalem III Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Bantuan Laboratorium Komputer hasil dari CSR Yayasan Habitat Kemanusiaan (Habitat For Humanity Indonesia) yang diserahkan langsung oleh Agus Ciputra Presiden Direktur BASF.

Dalam sambutannya Agus Ciputra, Habitat For Humanity Indonesia menerangkan organisasinya difokuskan untuk rumah layak huni bagi masyarakat tidak mampu.

Sehubungan anak-anak menempuh pendidikan dasar dan masih banyak sarana pendidikan yang harus dibenahi, juga sebagian anak-anak didik menyita waktunya disekolah maka dari itu kita pun menyentuh dunia pendidikan sebagai rumah siswa siswi bermimpi menjadi sesuatu yang berguna.

Susanto National direktur Habitat menambah" sebetulnya Habitat di fokuakan untuk mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat tidak mampu.

Saat ini dunia pendidikan kita beri bantuan untuk fasilitasnya," ujarnya Sebelumnya Habitat sudah membantu di 5 desa wilayah kecamatan mauk, sekitar 600 rumah layak huni dan fasilitas umum seperti saluran dan pembangunan toilet, serta tempat bermain anak-anak usia dini dikecamatan Mauk.

" Kali ini kita memberikan laboratorium Komputer, berikut perangkatnya serta pasilitas yang ada untuk SDN Kedung Dalam III ," ungkapnya didepan undangan.

Kepala Desa Kedung Jaenudin mengatakan begitu banyak dibutuhkan sinergitas dari pihak-pihak swasta lainya untuk pembangunan, saya mengapresiasi langkah habitat yang telah membantu program-program pemerintah mulai dari rumah layak huni dan pembangunan lainya dan bantuan pendidikan anak di desa ini, ujarnya.

Guru SDN Kedung Dalem III Yuyun Subekti saya sangat bangga dan apresiasi kepada habitat yang memberikan bantuan, jaga dan rawat bantuan tersebut untuk kemajuan dunia pendidikan di SDN Kedung Dalam ini" ucapnya.

Terimakasih atas bantuan dan menyalurkan bantuannya untuk menambah fasilitas sekolah, dan alhamdulillah telah bisa dipergunakan siswa kelas di sini sudah langsung bisa menggunakan, ujarnya Adapun Laboratorium Komputer berukuran 5 x 8 meter, 20 Persoal Komputer, 1 projector,1 printer, tiga kipas angin, dan buku bacaan pendukung dan dari 20 Desa di Mauk sudah 6 Desa yang dapat.*

*Penulis: *Gtg*

Read 93 times