Wednesday, 13 November 2019 | Login
Foto | Faktor Kecelakan Kerja Foto | Faktor Kecelakan Kerja

Pentingnya Pelatihan K3 di kalangan Buruh Featured

Jakarta | Demi mengurangi angka kecelakaan kerja di pabirik, para organisasi buruh SP/SB akan melakukan edukasi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap lingkungan perusahaan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk suatu pencegahan kecelakaan kerja yang efektif memerlukan pelaksanaan pekerjaan dengan baik oleh setiap orang ditempat kerja.

Semua pekerja harus mengetahui bahaya dari bahan dan peralatan yang mereka tangani, semua bahaya dari operasi perusahaan serta cara pengendaliannya. Untuk itu peran serikat pekerja/serikat buruh sangat penting memberikan pelatihan kepada anggotanya untuk meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja

Kecelakaan kerja terjadi bukan karena keinginan pekerja itu sendiri, Namun kecelakaan kerja dapat di minimalkan atau dapat dihindari jika sudah memenuhi standar keselamatan kerja. Aturan keselamatan kerja pada pegawai sudah di atur dalam undang-undang kesehatan dan keselamatan kerja, hanya kita harus menjalankan dengan baik dan benar.

"Kita perlu kampanye kesadaran skala besar untuk meningkatkan kesadaran pengetatahuan masyarakat umum terutama kelompok rentan yang paling beresiko terpapar POPs beracun, misalnya melalui jaringan ibu menyusui, petani perempuan dan serikat buruh," kata Susi dari Biro Perempuan FSP KEP-KSPI. 

"Kita semua dalam keseharian bersentuhan dengan bahan kimia yang terkadang berbahaya di tempat kita bekerja, udara air dan limbah. Tapi bahan kimia adalah topik yang sangat teknis, dan kebanyakan orang tidak menyadari ada dimensi sosial-ekonomi yang kuat,“ jelasnya

Perwakilan dari berbagai Serikat Pekerja/Serikat Buruh Indonesia meminta pemerintah melakukan penegakan hukum yang lebih baik lagi berdasarkan undang-undang yang ada serta tindakan yang lebih nyata untuk menghentikan impor produk berbahaya dari luar negeri seperti asbes, limbah elektronik, dan limbah plastik.

Read 170 times