Monday, 09 December 2019 | Login
Foto | Konferensi Pers KSPI menjelang Kampanye Akbar Pemenangan Capres Parowo- Sandi Foto | Konferensi Pers KSPI menjelang Kampanye Akbar Pemenangan Capres Parowo- Sandi

KSPI Bertekad Mendukung Prabowo - Sandi Dengan Mengerahkan 50 Ribuan Buruh Saat Kampanye Akbar Featured

JAKARTA, KBR - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengadakan Konferensi Pers di selenggarakan di Jl. Proklamasi No.42, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu, (06/04/2019).

Dalam Konfrensi Pers tersebut membahas kesiapan kapanye akbar pemenangan Capres Prabowo - sandi pada yang rencananya akan dihadiri oleh 50 ribu buruh, pada (07/04/2019) di Gelora Bung Karno, Jakarta,

Penjelasan survei KSPI di 140 kota industri, dimana 70% buruh memilih capres Prabowo Subianto, sebagai pasangan calon presiden nomor urut 02 serta sikap Serikat Pekerja SPN sebagai afiliasi KSPI yang mendukung capres Prabowo Subianto dan Penjelasan long march jalan kaki Surabaya - Jakarta oleh buruh dalam rangkaian sosialisasi pemenangan Prabowo - Sandi.

Konferensi Pers ini dihadiri oleh Muhammad Rusdi Ketua Harian KSPI mewakili Said Ikbal, Mira Sumirat Ketua Aspek Indonesia, Sabda Prana wajati Sekjen Aspek, Winarso Ketua DPW FSPMI, Idris Ilham Ketua Umum Serikat Pekerja Farmasi Indonesia.

Kontrak politik sepuluh tuntunan buruh dan rakyat yang disebut sepultura berikut ini adalah isi dari SEPULTURA yang di maksud :

1. Meningkatkan daya beli pekerja/buruh dan masyarakat. Serta meningkatkan upah miniumum pekerja/buruh dan masyarakat dengan cara mencabut Peraturan Pemerinrah No.78 th 2015. Dan menambah jumlah jenis barang dan jasa kebutuhan hidup layak (KHL) yang menjadi dasar penetapan upah minimum dari 60KHL menjadi 84 KHL berdasarkan perundingan Triparti antara Pemerintah, Pengusaha, dan Perwakilan dari pekerja.

2. Revisi jaminan pensiun No.45 tahun 2015, berupa besaran iuran dan manfaat bulanan yang di terima oleh pekerja/Buruh minimal 60% dari Upah.

3. Menjalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat indonesia berdasarkan sistem asuransi yang Adil bagi Pekerja/Buruh, Honorer dan masyarakat kurang mampu.

4. Stop perbudakan Modern berkedok Outsourcing, honorer dan pemagangan.

5. Menciptakan Lapangan pekerjaan dan mencabut Perpres No.20 Tahun 2018 tentang Tenaga kerja Asing (TKA) yang merugikan buruh indonesia.

6. Mengangkat Guru Honorer dan tenaga honorer K2 menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta memberlakukan uoah minimum bagi honorer non katagori dan guru swasta (PAUD, Madrasah, Yayasan).

7. Melaksanakan Wajib Belajar 12 Tahun dan mengalokasikan APBN untuk siswa anak pekerja/buruh hingga Perguruan Tinggi secara gratis bagi yang berbakat dan berprestasi.

8. Menyediakan Transportasi publik murah bagi pekerja/buruh dan rakyat tidak mampu. Memberikan kepastian hukum untuk kendaraan Roda dua sebagai alat transportasi umum dan menjamin hak berserikat bagi pengemudi ojek online yang menjadi mitranya serta hak atas Perjanjian Kerja Bersama.

9. Menyiapkan Perumahan murah bagi pekerja/buruh dan rakyat tidak mampu dengan uang muka DP 0% (Nol Persen).

10. Meningkatkan pendapatan Pajak dan Tax Ratio melalui reformasi perpajakan yang berpihak pada pekerja/buruh dan rakyat tidak mampu. Serta menjadikan Koperasi dan Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/BUMD) sebagai sumber penguatan ekonomi nasional serta memastikan Bumi, Air dan Kekayaan Alam yang terkandung didalamnya untuk dikuasai kembali oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat indonesia.

"Kami KSPI mendukung Prabowo -- Sandi. Menurut survey di 140 kota Delapan puluh persen buruh mendukung Paslon 02. Semoga dengan kemenangan Paslon 02 buruh lebih sejahtera," pungkas Rusdi. (fri )

Read 521 times