Tuesday, 20 August 2019 | Login
foto/istimewa foto/istimewa

Gas Subsidi 3 Kg Langka di Jakarta selatan, Di Duga Agen Gas Jual Ke Mafia Featured

KBR  Jaksel | Baru-baru ini masyarakat keluhkan langka nya gas subsidi berukuran 3kg terutama wilayah Jakarta Selatan, sebab hal ini di rasakan langsung oleh beberapa masyarakat yang mengeluh kosongnya tabung gas berukuran 3 kg di beberapa titik pangkalan atau warung eceran yang biasa masyarakat dapatkan.

Kini berapa pekan terakhir kosong, melihat kelangkaan tabung gas tersebut berdasarkan analisa dan laporan dari masyarakat tim wartawan bekerja sama dengan Aliansi indonesia dan LSM (Pemerhati kebijakan layanan publik) menindaklanjuti informasi tersebut, tim menelusuri dan menemukan salah satu agen tabung gas subsidi PT. SATYA MITA LESTARI yang di duga nakal di Jln.lenteng agung no 39 Jakarta Selatan.

Lalu Team temui pemilik agen namun pemilik agen tersebut marah-marah sperti enggan di tanya oleh wartawan terkait kosong dan di kemanakan gas yang di jual tersebut. Menanggapi hal tersebut semakin kuat dugaan Team benar agen tersebut menjual tabung gas kepada mafia pengoplos, mirisnya tabung gas yang di jual ke mafia ternyata untuk di pindahkan dari tabung ukuran 3kg subsisdi ke non subsidi selanjutnya di jual ke pengusaha nakal.

Hanya untuk kepentingan dan memperkaya diri sendiri kurang lebih 4 DO PT.SATYA MITA LESTARI atau 2000 sampai 3000 tabung dalam satu hari gas subsdi dan di jual kisaran 18.000 kepada mafia dan di kirim ke beberapa tempat di wilayah Rumpin, Bogor Jawa Barat.

Di antara penerimanya adalah mafia berinisial TM Dan EK, dalam waktu dekat ini Lembaga Aliansi Indonesia dan LSM PKLP akan mendorong aparat penegak hukum dan dinas perdagangan serta Pertamina untuk mengaudit PT.SATYA MITA LESTARI karna di duga menyalahi aturan Undang-undang no 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Tidak hanya itu masyarakat yang mengeluh akan bekerja sama dengan pihak Kelurahan untuk mencari keberadaan agen gas subsidi nakal jika terbukti gas di jual kepada mafia atau pengusaha nakal masyarakat mengancam akan menutup paksa agen tersebut ujar warga Jagakarsa, yang tidak mau di ccantumkan identitasnya. (Team)

Read 302 times