Tuesday, 13 November 2018 | Login
Foto | anggota FPKB MPR RI Siti Masrifah dapil Banten III mengajak masyarakat  Pondok Aren, Ciputat Timur dan Pondok Cabe Ilir untuk hadir di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Foto | anggota FPKB MPR RI Siti Masrifah dapil Banten III mengajak masyarakat Pondok Aren, Ciputat Timur dan Pondok Cabe Ilir untuk hadir di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Anggota FPKB MPR RI Siti Masrifah, Nilai-Nilai Kemaslahatan Guna Kehidupan Seluruh Warga Negara Featured

Tangerang Selatan | Tepat di hari puasa ke tiga ini anggota FPKB MPR RI Siti Masrifah dapil Banten III mengajak masyarakat  Pondok Aren, Ciputat Timur dan Pondok Cabe Ilir untuk hadir di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD NKRI Tahun 1945).

Acara yang digelar di Warung Bambu Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, minggu (20-05-2018). Dalam kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri para peserta sebanyak 150 orang dari unsur Organisasi Masyarakat (Ormas) dan masyarakat kegiatan ini bertujuan memberikan advokasi dan mengajak masyarakat untuk tetap memegang nilai nilai yang terkandung di dalam UUD NRI Tahun 1945 dan nilai nilai yang ada di dalam pasal pasal  Pancasila.

Menurut Siti Masrifah, "Empat Pilar Kebangsaan, tidak hanya mengokohkan dan mempertegas jati diri Bangsa Indonesia, tetapi lebih dari itu, bahwa Empat Pilar Kebangsaan itu mengandung nilai-nilai kemashlahatan bagi seluruh warga negara Indonesia jika diterapkan dengan benar. Sayangnya akhir akhir ini nilai nilai tersebut sudah mulai ternodai oleh orang orang yang tidak bertanggungjawab yang telah menyebarkan faham faham radikal  dan  menyebarkan teror yang sengaja untuk mengoyak dan mencabut nilai nilai yang terkandung di dalam Empat Pilar Kebangsaan ini". Jika tidak ada penguatan kepada masyarakat soal ini, maka benteng NKRI bisa runtuh dan kemaslahatan Negeri akan terusik. Tuturnya

Dalam acara yang di ikuti oleh sekitar 150 orang peserta tersebut, Siti Masrifah juga menyampaikan, "Negara Republik Indonesia ini harus dijaga agar tetap utuh. Dan menjaganya ya dengan terus mengamalkan butir butir yang  ada di Pancasila dan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Karena setiap hal yang bertentangan dengan  Empat Pilar Kebangsaan pasti membawa dampak yang madlarat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita juga harus menjaga kebhinekaan yang ada dengan nilai nilai toleransi, saling menghargai dan menghormati. Jangan mau diadu domba oleh orang orang yang tidak bertanggungjawab", lanjutnya.

Ketika di tanya oleh salah seorang peserta tentang maraknya tindakan intoleransi, tawuran bahkan sampai terorisme yang akhir-akhir ini marak di Indonesia, Siti Masrifah mengatakan bahwa perbuatan perbuatan-perbuatan seperti itu sangat bertentangan dengan sistem nilai yang di anut oleh Bangsa Indonesia. Lebih lanjut Masrifah menyampaikan  keprihatinannya dengan kejadian teror yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Apalagi melibatkan keluarga dan anak anak. Masrifah merasa sedih, karena harusnya keluarga adalah benteng pertama dan utama untuk putra putrinya. Tapi ini malah justru keluarga yang menghancurkan benteng itu.

Di akhir acara, Siti Masrifah mengajak kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk tetap menjaga dan mengamalkan  nilai nilai Empat Pilar Kebangsaan ini dan menanamkan nilai nilainya kepada anak-anaknya, keluarganya, tetagganya dan seluruh masyarakat agar nilai nilai Empat Pilar Kebangsaan ini terus terjaga dan tidak tergerus oleh pengaruh dari faham faham radikal dan intoleransi. Tambahnya

"Dengan terjaganya nilai nilai Empat Pilar ini maka berarti terjaga pula eksistensi dan keberadaan Bangsa Indonesia di tengah-tengan masyarakat dunia, dan sebaliknya jika  Empat Pilar Kebangsaan ini tidak terjaga dan hilang maka sudah pasti akan hancur dan hilang pula eksistensi dan keberadaan Bangsa Indonesia di tengah-tengah masyarakat dunia." Tutupnya (DR)

Read 260 times